MALANG, BERITAKATA.id – Menghadapi lonjakan wisatawan di wilayah Malang Raya dan Kota Batu selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) resmi memperkuat infrastruktur jaringan di titik-titik strategis. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran komunikasi dan akses digital masyarakat serta wisatawan di tengah mobilitas yang tinggi.
Sebagai destinasi utama libur akhir tahun, Malang dan Kota Batu menjadi perhatian khusus dalam peningkatan kapasitas jaringan. Indosat melakukan optimalisasi di berbagai Point of Interest (POI) yang diprediksi akan mengalami kepadatan pengunjung.
Hal itu beberapa diantaranya seperti destinasi wisata di kawasan Jatim Park dan Alun-alun Kota Batu. Kemudian, pusat aktivitas di area permukiman, pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah di wilayah Malang. Selain itu, juga jalur transportasi di akses jalan arteri serta terminal yang menghubungkan Malang dengan wilayah lain di Jawa Timur.
Secara keseluruhan di Jawa Timur, Indosat memprediksi adanya kenaikan trafik data hingga 15,5 persen dibandingkan hari biasa. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kapasitas di hampir 2.000 BTS telah ditingkatkan, didukung oleh penambahan site strategis dan pengujian kualitas jaringan secara berkala.
Kestabilan koneksi di Malang dan sekitarnya didukung oleh teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Pengelolaan jaringan dilakukan melalui Digital Intelligence Operation Center (DIOC) yang memantau kondisi trafik secara real-time.
“Periode Natal dan Tahun Baru merupakan momen penting bagi masyarakat Jawa Timur untuk tetap terhubung. Melalui semangat Indosat ANDAL, kami memastikan jaringan tetap kuat dan stabil di tengah lonjakan trafik,” ujar Fahd Yudhanegoro, EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Rabu (24/12/2025).
Indosat juga menerapkan teknologi Digital Twin dan AI Agent untuk mendiagnosis gangguan secara otomatis. Hal ini memastikan setiap kendala teknis dapat diatasi dengan cepat tanpa mengganggu pengalaman digital pelanggan.
“Dengan dukungan teknologi berbasis AI dan kesiapan tim di lapangan, kami berkomitmen menghadirkan konektivitas yang dapat diandalkan di setiap langkah pelanggan,” tambah Fahd.
Hingga saat ini, Indosat mengoperasikan lebih dari 24.600 BTS yang tersebar di seluruh wilayah provinsi. Keandalan infrastruktur ini juga telah diakui oleh laporan terbaru Opensignal, yakni Indosat meraih penghargaan untuk kategori pengalaman bermain gim (games experience) dan konsistensi keandalan jaringan.
Meskipun fokus pengembangan teknologi 5G saat ini masif di Surabaya dengan hampir 600 site aktif, infrastruktur pendukung di wilayah Malang tetap menjadi prioritas guna memastikan integrasi layanan yang inklusif bagi pengguna perangkat seluler selama masa libur panjang. ig/nn












