MALANG, BERITAKATA.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang telah merampungkan proses pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi 2.397 warga binaan. Kegiatan ini juga mencakup perekaman biometrik bagi narapidana yang sebelumnya belum memiliki rekam data kependudukan.
Langkah ini merupakan upaya memastikan seluruh warga binaan memiliki identitas kependudukan yang sah, terverifikasi, dan tertib secara administrasi. Proses validasi dan perekaman data ini dilaporkan berjalan dengan tertib serta aman.
Pelaksanaan pemadanan data tersebut adalah hasil kerja sama antara Lapas Kelas I Malang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Malang, serta Disdukcapil Kota Batu. Berdasarkan hasil sinkronisasi, seluruh 2.397 narapidana kini dinyatakan memiliki NIK yang valid.
Kepemilikan data NIK yang valid ini akan difungsikan sebagai syarat utama dalam pengajuan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Melalui kepesertaan BPJS tersebut, warga binaan akan mendapatkan akses layanan kesehatan yang merupakan salah satu hak dasar mereka selama menjalani masa pidana. Pemenuhan hak ini sekaligus menjadi wujud jaminan sosial dari negara.
Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Malang, Agung Sulistyo, mengatakan bahwa kolaborasi lintas instansi mutlak diperlukan untuk menunjang proses pembinaan narapidana. Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan pihak Disdukcapil adalah langkah konkret pemenuhan hak administratif dan kesehatan warga binaan.
“Kami sangat mendukung penuh sinergi antara Lapas dengan dinas terkait, karena ini menjadi bagian penting dalam pemenuhan hak warga binaan, khususnya untuk mendapatkan layanan kesehatan melalui PBI BPJS. Dengan data yang valid, diharapkan warga binaan juga dapat memperoleh hak-hak pelayanan dari negara secara lebih akurat dan optimal,” jelas Agung.
Agung juga memberikan apresiasi kepada jajaran Disdukcapil Kabupaten Malang dan Kota Batu atas bantuan teknis yang diberikan. Ia menargetkan agar pemadanan administrasi kependudukan ini dapat menjadi agenda rutin instansinya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari Disdukcapil, dan ke depan kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala agar seluruh warga binaan tetap terdata dengan baik serta hak-haknya dapat terpenuhi secara optimal,” pungkasnya. (NP/FAS)
Reporter : Nugraha Perdana












