Percepat Penanganan Jalan, DPUPR Kabupaten Probolinggo Optimalkan Inovasi SAE JAL

Penanganan jalan di Kecamatan Maron, setelah memanfaatkan informasi aplikasi SAE JAL.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur jalan demi menunjang mobilitas dan ekonomi kerakyatan.

Salah satu langkah revolusioner yang diambil adalah dengan mengoptimalkan penggunaan aplikasi SAE JAL (Sistem Aplikasi Elektronik Perbaikan Jalan).

Perbaikan jalan di Kecamatan Banyuanyar, menambah daftar perbaikan yang terekam dalam aplikasi SAE JAL.

Aplikasi ini hadir sebagai jawaban atas tantangan percepatan penanganan kerusakan jalan secara tepat, efektif, dan terukur di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo.

Sistem Pendukung Keputusan yang Akurat
Kepala DPUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra menjelaskan, SAE JAL berfungsi sebagai pusat data kondisi jalan, mulai dari pelaporan kerusakan hingga pemantauan progres perbaikan di lapangan.

Dengan sistem digital ini, penentuan skala prioritas perbaikan tidak lagi berdasarkan perkiraan, melainkan data valid.

“Melalui aplikasi SAE JAL, kami dapat mengidentifikasi kondisi jalan secara cepat dan akurat. Data yang masuk menjadi dasar kuat bagi kami untuk menentukan langkah penanganan yang tepat sasaran,” tegasnya, Rabu (15/4/2026).

Peta dan kondisi jalan di Kabupaten Probolinggo. Dinas PUPR bertekad membangun jalan mantap.

Inovasi ini mengedepankan prinsip responsivitas. Petugas lapangan secara rutin mengunggah data kondisi jalan ke dalam sistem. Menariknya, laporan dari masyarakat juga diintegrasikan ke dalam aplikasi ini, sehingga DPUPR dapat bertindak lebih cepat terhadap keluhan warga.

Hasilnya sudah dirasakan di berbagai wilayah, mulai dari Kecamatan Kraksaan, Tongas, hingga pelosok pedesaan.

Penanganan yang dilakukan beragam, mulai dari pemeliharaan rutin (tambal sulam) hingga peningkatan kualitas jalan secara permanen. Selain mempercepat penanganan, sistem ini juga menjamin pengawasan pekerjaan yang lebih transparan dan akuntabel.

Pemanfaatan teknologi digital ini juga berdampak positif pada efisiensi anggaran daerah. Karena perbaikan didasarkan pada data lapangan yang presisi, penggunaan APBD menjadi lebih optimal dan tidak terbuang sia-sia.

Dampak positif ini pun menuai apresiasi dari masyarakat.

“Sekarang kalau ada jalan rusak, penanganannya jauh lebih cepat. Aktivitas kami jadi lebih lancar,” ungkap Kholifah, warga Kabupaten Probolinggo.

Menuju Infrastruktur Berkelanjutan

Inovasi SAE JAL merupakan bagian dari transformasi digital yang diusung Pemkab Probolinggo dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik.

Ke depan, DPUPR berkomitmen untuk terus mengembangkan fitur aplikasi ini agar seluruh ruas jalan di Kabupaten Probolinggo mencapai kondisi mantap secara menyeluruh.

Dengan sinergi teknologi dan partisipasi masyarakat, Kabupaten Probolinggo optimis dapat mewujudkan infrastruktur jalan yang andal, merata, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *