Polresta Malang Kota Ajak Masyarakat Lakukan Urban Farming Ditengah Keterbatasan Lahan

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono dalam kegiatan penanaman bibit cabai dan terong secara simbolis di Jalan Keben II Timur, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Rabu (20/11/2024).

MALANG, BERITAKATA.id – Polresta Malang Kota, Polda Jatim bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berkolaborasi melakukan penanaman di lahan pertanian produktif. Hal ini untuk mendukung Ketahanan Pangan yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono mengatakan, bahwa pihaknya sebelumnya telah mengikuti Zoom Meeting Kapolri yang melaunching Gugus Tugas Polri.

Penanaman bibit cabai dan terong secara simbolis tersebut dilakukan di Jalan Keben II Timur, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Rabu (20/11/2024).

“Jadi beberapa hari lalu, kami bersama Dispangtan Kota Malang melakukan penanaman bibit terong dan Cabai dilahan yang berada di wilayah Kecamatan Sukun,” kata Kombes Pol Nanang, Sabtu (23/11/2024).

Penanaman bibit tanaman terong dan cabai tersebut sudah menjadi kedua kalinya dalam mendukung program ketahanan pangan Nasional.

Polresta Malang Kota dan Polda Jatim tidak hanya menanam bibit tanaman. Namun, juga melakukan proses perawatan dengan pemupukan tanaman jagung di lahan seluas 1.500 meter persegi yang ada di Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang.

“Alhamdulillah untuk satu tanaman cabainya bisa sampai 10 kali panen, jika diakumulasi hasil panen diperkirakan bisa mencapai satu kuintal,” katanya.

Ia menjelaskan penanaman bibit tanaman pangan ini, selain memanfaatkan lahan pertanian produktif secara maksimal, juga sekaligus mengajak masyarakat mendukung swasembada pangan yang digagas Presiden Prabowo.

“Untuk hari ini, kami memanfaatkan secara maksimal lahan pertanian yang ada di wilayah Sukun sebagai bentuk dukungan ketahanan pangan Nasional,” ungkapnya.

Dikatakannya, Polresta Malang Kota, Polda Jatim bersama Dispangtan Kota Malang siap berkolaborasi untuk wujudkan swasembada pangan dan ketahanan pangan di Kota Malang.

Kombes Pol Nanang mengajak masyarakat Kota Malang untuk urban farming dengan memaksimalkan lahan yang ada di sekitarnya. Seperti menanam sayuran Terong, Bayem, Cabai dan Tomat.

“Dengan lahan minim, tanaman sayuran bisa diintegrasikan dengan budidaya ikan konsumsi, semisal budidaya ikan di dalam kolam terpal atau akuaponik,” katanya.

Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan mengatakan, bahwa lahan pertanian di wilayah Kota Malang semakin berkurang.

Lahan pertanian produktif di Kota Malang saat ini hanya tersisa 958 hektar, diantaranya 778 hektar lahan ditanami padi, sisanya ditanami tanaman sayur mayur, tebu, jagung, cabai dan tomat.

“Data Dispangtan saat ini yang tercatat sudah ada sebanyak 131 kelompok urban farming di Kota Malang,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *