MALANG, BERITAKATA.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menyelenggarakan layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile serta pemeriksaan kesehatan gratis, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini dipusatkan di klinik Lapas dengan melibatkan petugas medis dari Puskesmas setempat.
Layanan kesehatan ini menargetkan pemeriksaan terhadap 155 warga binaan. Fokus utama kegiatan meliputi pengecekan kondisi kesehatan umum serta deteksi dini penyakit menular, khususnya HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS).
Selain menjalani pemeriksaan medis, warga binaan juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan penyakit.
Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud pemenuhan hak dasar kesehatan bagi para penghuni lapas.
“Kegiatan VCT Mobile dan pemeriksaan kesehatan ini merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan,” ujar Teguh.
Teguh menambahkan bahwa lingkungan lapas memiliki risiko kerentanan kesehatan yang cukup tinggi, sehingga langkah antisipasi sangat diperlukan.
“Selain itu, program ini juga selaras dengan langkah preventif pencegahan penyakit menular, khususnya di lingkungan Lapas yang memiliki tingkat kerentanan tinggi,” tambahnya.
Terkait mekanisme hasil pemeriksaan, Teguh menjelaskan bahwa data medis akan diproses terlebih dahulu oleh pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas. Langkah penanganan lanjutan telah disiapkan bagi warga binaan yang terindikasi memiliki masalah kesehatan serius.
“Hasilnya tidak langsung keluar, kalau ada indikasi dini akan mendapatkan perawatan khusus juga penempatan kamar pada klinik untuk pemantauan lebih lanjut. Jadi untuk hasil masih diproses oleh puskesmas dan dinkes untuk nanti ditindaklanjuti agar bisa diobati secara berkala,” jelas Teguh. ig/nn












