PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo menggelar sosialisasi layanan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan menyasar 1.300 petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 agar menjadi corong informasi ke masyarakat.
Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar mengatakan sosialisasi dilakukan berbarengan dengan pelatihan petugas BPS Kabupaten Probolinggo. Tujuannya agar petugas yang mendata rumah ke rumah dapat menyampaikan syarat dan prosedur resmi bekerja ke luar negeri.
“Harapannya saat mereka bertugas di lapangan, informasi ini bisa diteruskan kepada masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri,” ujar Saniwar.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut MoU Bupati Probolinggo dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Desember 2025. Disnaker ingin menekan angka PMI non-prosedural karena risiko kecelakaan kerja dan masalah hukum di negara tujuan tidak terlindungi negara.
Saniwar menegaskan pemkab tetap hadir membantu warga Probolinggo yang mengalami musibah saat bekerja di luar negeri sesuai arahan bupati. Petugas Sensus Ekonomi 2026 dibagi di beberapa lokasi pelatihan untuk memperluas jangkauan edukasi. ig/fa












