PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pj Wali Kota Probolinggo menyebut judi online masih menjadi ancaman serius.
Itu dia katakan dalam Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Perjudian Daring untuk pegawai BPPKAD, Jumat (17/1/2025).
Penjabat Wali Kota Probolinggo M. Taufik Kurniawan membuka acara tersebut dan menjelaskan bahwa judi daring merusak individu, keluarga, dan institusi.
“Judi daring adalah ancaman serius yang dapat mengganggu produktivitas kerja dan mencoreng nama baik lembaga. Kami tidak akan mentolerir keterlibatan dalam aktivitas perjudian,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh pegawai untuk memperkuat komitmen integritas dan meningkatkan pengawasan internal guna menjaga kredibilitas pemerintah. “Buktikan bahwa kita adalah pribadi yang berintegritas dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Kepala BPPKAD Ratri Dian Sulistyawati mengingatkan bahwa sosialisasi ini berfungsi sebagai kontrol untuk menjaga kode etik dan profesionalisme pegawai. Narasumber dalam sosialisasi ini termasuk Kepala Diskominfo Aman Suryaman dan Achmad Suaedi dari BKPSDM, yang membahas tentang bahaya judi online dan pentingnya literasi digital serta sanksi disiplin bagi Pegawai Negeri Sipil.
Dengan kegiatan sosialisasi ini, Pemkot Probolinggo berharap dapat memperkuat komitmen anti-judi di kalangan pegawai pemerintahan. ig/fa












