FEB UB Salurkan Freezer dan Latih 30 Perempuan Pelaku Usaha Pangan Segar di Lamongan

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.

MALANG, BERITAKATA.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) kembali merealisasikan program pengabdian kepada masyarakat. Pada Selasa (9/6/2026), tim dari FEB UB terjun langsung ke Desa Jabung, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, untuk memberdayakan 30 perempuan pelaku usaha di sektor ikan dan daging segar.

Kegiatan yang tergabung dalam program Dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (DPP) FEB UB 2026 ini mengusung tema Pengembangan Usaha Ikan dan Daging Segar: Pemberdayaan Perempuan Pelaku Usaha di Desa Jabung, Laren, Lamongan.

Ketua Tim Pengabdi FEB UB, Moh. Erfan Arif, SE., MM., bersama anggotanya, Nadiyah Hirfiyana Rosita, SE., MM., Ph.D., memberikan pendampingan teknis agar para peserta mampu mengembangkan usahanya secara efektif.

“Materi pendampingan kami berfokus pada pentingnya menjaga kualitas produk, pengelolaan stok, peningkatan layanan kepada konsumen, serta strategi sederhana untuk menjaga keberlanjutan usaha,” ungkap Nadiyah pada Rabu (10/6/2026).

Selain pendampingan manajerial, tim FEB UB juga menyalurkan bantuan infrastruktur berupa mesin pendingin (freezer) berkapasitas 300 liter. Penyerahan fasilitas ini ditujukan untuk menekan kerugian finansial akibat menyusutnya kualitas barang dagangan.

“Bantuan freezer ini kami harapkan dapat membantu menjaga kesegaran ikan dan daging, memperpanjang masa simpan produk, serta mengurangi risiko kerugian akibat produk yang cepat rusak. Sehingga, persediaan dapat diatur lebih baik dan kapasitas penjualan meningkat,” jelasnya.

Program intervensi akademik dan material ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Widya, salah satu peserta yang juga pelaku usaha di Desa Jabung, mengaku sangat terbantu dengan fasilitas yang diberikan.

“Bantuan dan pendampingan dari FEB UB ini sangat bermanfaat bagi kami selaku pelaku usaha kecil di desa. Freezer ini memang menjadi kebutuhan penting, karena selama ini kami sering menghadapi kendala dalam menjaga kualitas produk segar,” kata Widya.

Senada dengan hal tersebut, peserta lainnya, Shella Anggraini, menyoroti pentingnya materi tata kelola bisnis yang disampaikan oleh para akademisi.

“Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan peralatan, tetapi juga menambah wawasan kami mengenai cara mengelola usaha secara lebih terencana,” ujar Shella.

Melalui program pemberdayaan ini, FEB UB menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi akademik yang berdampak nyata. Pemberdayaan 30 perempuan di Desa Jabung ini ditargetkan mampu memperkuat pilar ekonomi keluarga, memacu daya saing usaha lokal, sekaligus memperkokoh ketahanan pangan berbasis komunitas di wilayah Lamongan. (NP/ FAS)

Reporter: Nugraha Perdana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *