PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pokmas Cahaya Abadi Dua Dua dari Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, menggelar acara Peningkatan Peran Perempuan dalam Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera, Rabu (29/5/2024).
Acara ini dilaksanakan di Gedung Ombas Café & Resto. Dihadiri langsung oleh Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis untuk membuka acara.
Acara ini juga menghadirkan narasumber Sekretaris Kecamatan Wonoasih, Muhammad Avicinna Dipayana serta Analis Kebijakan Ahli Muda dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Ratih Oktaviana Wijayanti.
Sebanyak 125 peserta yang terdiri dari kader posyandu, kader PKK, RT/RW, LPM, dan kader kesehatan lainnya turut hadir dalam kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, menekankan pentingnya peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.
"Relasi gender dalam keluarga sering membatasi peran perempuan dalam berbagai sumber daya. Keterbatasan ini menyebabkan perempuan lebih rentan terhadap kemiskinan, sehingga dibutuhkan suatu strategi dalam membantu perempuan untuk mengembangkan kemampuan sendiri agar mampu menyelesaikan masalah dan dapat membuat keputusan sendiri," ujar Nurkholis.
Lebih lanjut, Nurkholis menyampaikan bahwa perempuan adalah tulang punggung keluarga dan masyarakat.
"Mereka memberikan perawatan, dukungan, dan pengasuhan kepada keluarga mereka dan sangat penting bagi perkembangan anak-anak. Perempuan juga memainkan peran penting dalam pembangunan komunitas dan seringkali mengambil peran kepemimpinan dalam organisasi komunitas," tambahnya.
Lurah Kedunggaleng, A. Faiz, menjelaskan maksud dan tujuan dari kegiatan ini.
"Tujuan umum kegiatan ini adalah meningkatkan peran dan partisipasi perempuan dalam kesejahteraan keluarga. Sedangkan tujuan khususnya adalah meningkatkan peran kader P2WKSS dalam peningkatan kesejahteraan keluarga, meningkatkan kepedulian SKPD dalam program P2WKSS, dan meningkatkan status kesehatan, pendidikan, serta keterampilan perempuan dalam usaha ekonomi produktif," jelas Faiz.
Sekretaris Kecamatan Wonoasih menyoroti peran strategis perempuan dalam pembangunan.
"Perempuan bisa menjadi aktor strategis di dalam pembangunan, tidak hanya di kelurahan, tetapi juga secara nasional. Partisipasi perempuan dalam pembangunan bisa diukur dengan melihat sejauh mana peran mereka di kelurahan," katanya.
Sedangkan narasumber Ratih Oktaviana Wijayanti dari Dinsos P3A memaparkan berbagai bentuk partisipasi perempuan, baik dalam bidang sosial, politik, pemerintahan, lingkungan, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, olahraga, kesenian, dan pariwisata.
“Keseimbangan peran dalam keluarga juga penting, termasuk gerakan bapak-bapak peduli keluarga untuk mengatasi tantangan seperti "fatherless" dan masalah kesehatan mental orang tua.
Acara ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengentaskan berbagai permasalahan sosial, membentuk perempuan yang kuat, cerdas, dan terampil, serta berkontribusi terhadap kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitarnya. Ig/fat












