MALANG, BERITAKATA.id – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Jenderal Ahmad Yani Utara, tepatnya di depan PT Adiputro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Jumat (3/4/2026) pagi sekitar pukul 05.45 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh sebuah truk bermuatan pakan ayam yang hilang kendali hingga menabrak pembatas jalan dan masuk ke jalur berlawanan.
Ketiga kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut adalah Truk Isuzu dengan nomor polisi AA 9960 IF, Bus Bagong (N 7319 UI), dan mobil Isuzu Panther (N 1595 GX).
Truk Isuzu dikemudikan oleh Bahas Tri Susanto (21), warga Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Sementara itu, Bus Bagong dikemudikan oleh Kartolo (50), warga Surabaya, dan mobil Panther dikemudikan oleh Suhartono (54), warga Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika truk Isuzu yang membawa muatan 8 ton pakan ayam dari Sidoarjo melaju dari arah utara menuju selatan.
“Truk berjalan dari arah utara menuju selatan. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan oleng diduga karena pengemudi mengantuk sehingga kehilangan kendali,” ujar Iptu Eko pada Jumat (3/4/2026).
Akibat pengemudi yang kelelahan dan tidak mampu menguasai kemudi, truk tersebut menabrak median jalan raya hingga terpental ke jalur lawan arah (selatan ke utara). Pada saat bersamaan, Bus Bagong dan mobil Panther tengah melaju lurus di jalur tersebut. Benturan keras pun tidak dapat dihindari, yang berujung pada tergulingnya badan truk di tengah jalan raya.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, tetapi terdapat kerugian material dari ketiga kendaraan dan fasilitas umum pembatas jalan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material cukup signifikan. Bus mengalami kerusakan di bodi kanan dan kaca samping pecah, sementara mobil Panther rusak di bagian depan,” ungkap Iptu Eko.
Tergulingnya truk di badan jalan sempat melumpuhkan arus lalu lintas hingga memicu antrean kendaraan sepanjang lebih dari 3 kilometer dari kedua arah. Merespon kejadian tersebut, petugas Satlantas Polresta Malang Kota turun ke lokasi untuk melakukan rekayasa lalu lintas.
“Langkah contraflow kami lakukan sebagai upaya preemtif dan preventif untuk mengurai kemacetan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif. Selain itu, petugas juga melakukan olah TKP dan pengamanan lokasi,” jelasnya.
Proses evakuasi bangkai kendaraan berlangsung terukur dengan mengerahkan dua unit mobil derek. Truk yang terguling berhasil dievakuasi pada pukul 07.30 WIB, sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal.
“Penanganan ini merupakan bentuk sinergi dan respons cepat kepolisian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas),” tambah Iptu Eko.
Saat ini, ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan ke Kantor Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota guna proses penanganan lebih lanjut. Menutup keterangannya, pihak kepolisian memberi imbauan kepada para pengguna jalan.
“Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi, untuk memastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara guna mencegah kejadian serupa,” pungkas Iptu Eko.












