PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si dan Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto bersama keluarga menggunakan hak pilihnya dengan melakukan pencoblosan di TPS 04 di Jalan Pelita II RT 08 RW 01 Desa Sumberkedawung Kecamatan Leces, Rabu (14/2/2024).
Pj Bupati Ugas dan keluarga tiba di TPS 04 Desa Sumberkedawung sekitar pukul 09.15 WIB. Kehadirannya disambut oleh Camat Leces Rachmad Hidayanto dan Forkopimka Leces, Kepala Desa Sumberkedawung Samsul Arifin, KPPS dan Pengawas TPS 04 serta warga setempat.
Sesampainya di lokasi pencoblosan, masyarakat yang merupakan tetangga sekitar rumah Pj Bupati Ugas ini saling berebut untuk sekedar berjabat tangan dan foto bersama karena sudah lama tidak bertemu. Karena Pj Bupati Ugas sering berada di Rumah Dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo di Kota Probolinggo.
Seperti halnya masyarakat pada umumnya, begitu sampai di TPS 04, Pj Bupati Ugas dan keluarga langsung melakukan pendaftaran. Kemudian antri menunggu panggilan dari petugas KPPS. Setelah mendapatkan panggilan dan membawa 5 (lima) buah surat suara untuk DPRD Kabupaten Probolinggo, DPRD Provinsi Jawa Timur, DPR RI, DPD RI dan Presiden/Wakil Presiden, Pj Bupati Ugas dan keluarga memasuki bilik suara.
Setelah menyampaikan hak suaranya, Pj Bupati Ugas dan keluarga memasukkan kepada kotak suara yang sudah tersedia. Lalu mencelupkan jari kepada tinta sebagai bukti telah menyalurkan hak suaranya dalam Pemilu Serentak 2024.
Sebelum meninggalkan lokasi TPS 04, Pj Bupati Ugas berkesempatan menyapa seluruh masyarakat yang hadir untuk menyalurkan hak suaranya. Para warga lanjut usia (lansia) juga menerima santunan sebagai motivasi karena sudah hadir di TPS 04. Tidak terkecuali dengan KPPS dan PTPS 04.
Bahkan untuk memotivasi warga agar mau dating ke TPS 04, Pj Bupati Ugas juga menyiapkan hadiah khusus berupa uang tunai yang diserahkan kepada KPPS 04. Juara 1 sebesar Rp 500 ribu, juara 2 sebesar Rp 300 ribu dan juara 3 sebesar Rp 200 ribu.
Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si mengatakan hingga tadi malam pihaknya bersama dengan jajaran Forkopimda terus menjalin komunikasi. Serta rapat koordinasi (rakor) dan memantau persiapan pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024 di Kodim 0820 Probolinggo.
“Alhamdulillah sampai tadi malam tidak ada hal-hal yang menonjol. Pagi ini saya mendengar masyarakat sudah banyak yang hadir di TPS. Harapannya memang tingkat kehadiran di TPS sebesar 80%. Karena dengan kehadiran yang tinggi akan membantu Indonesia, Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo memilih pemimpin yang terbaik. Jadi siapapun yang sudah ditakdir mayoritas ayo kita hormati,” katanya.
Lebih lanjut Pj Bupati Ugas mengharapkan masyarakat setelah hadir di TPS sementara bisa langsung pulang ke rumah masing-masing. Nanti baru pada saat penghitungan suara yang dekat bisa merapat, tetapi yang jauh-jauh bisa mendengar melalui siaran sehingga tidak terjadi penumpukan.
“Semoga tingkat kehadiran masyarakat di TPS bisa mencapai 80%. Kita berharap kehadiran mereka ada manfaat karena suaranya bisa menentukan. Alhamdulillah tadi saya memantau terus tidak ada hal-hal yang menonjol. Karena kalau legislatif dan pemilihan presiden Insya Allah kalau Kabupaten Probolinggo aman,” terangnya.
Menurut Pj Bupati Ugas, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak-pihak keamanan. Di saat ada percikan-percikan yang kira-kira harus turun maka Forkopimda akan turun langsung.
“Kalau ada hal-hal yang sifatnya perselisihan dan salah paham saya pikir utamakan mediasi terlebih dahulu dengan Forkopimka sehingga tidak harus sampai besar masalahnya. Karena kembali lagi kita masih banyak belajar sebab masyarakat ada yang tingkat pendidikan politiknya sudah dewasa dan ada yang masih belum. Jadi kita harus betul-betul fleksibel agar Kabupaten Probolinggo aman dan kondusif,” jelasnya.
Pj Bupati Ugas menambahkan bahwa pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan kepada masyarakat meskipun berbeda pilihan tetapi harus tetap rukun. “Di saat kita rukun, maka kita akan tetap kembali kepada aktifitas masing-masing. Yang mau memasak bisa memasak, yang mau ke pasar bisa ke pasar, yang kerja kantor bisa ke kantor dan yang mau ke sawah bisa ke sawah dengan aman tanpa ada rasa ketakutan. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. ig/fat












