PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Kelompok Masyarakat (Pokmas) Cahaya Abadi Dua Dua di Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo mengadakan pelatihan dasar olahan makanan dan minuman bagi masyarakat setempat, Kamis (16/5/2024).
Pelatihan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Wonoasih dan diikuti oleh 25 ibu-ibu, sebagian di antaranya memiliki usaha UMKM.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yakni Kasubag Program dan Keuangan Kecamatan Wonoasih, Amela Puji Resti dan pelaku UMKM Rumah Uti yang terkenal sebagai pembuat roti kering, Susilowati.
Lurah Kedunggaleng, A. Faiz menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk diversifikasi usaha masyarakat Kedunggaleng yang mayoritas bekerja di bidang agraria dan peternakan. Mengingat Kedunggaleng adalah sentra usaha makanan jagung dan memiliki lokasi geografis yang strategis dekat dengan laut utara, Faiz berharap masyarakat bisa memanfaatkan sumber daya lainnya untuk pengolahan makanan.
"Tujuan kegiatan ini adalah agar warga Kedunggaleng yang memiliki keahlian usaha berbasis makanan dapat menambah khazanah keilmuan di bidang pemanfaatan pangan. Kami juga berharap dapat membuka potensi lain dari warga yang sebelumnya banyak bergerak di bidang agraria menjadi lebih bervariasi dan mampu menarik tenaga kerja baru," kata Faiz.
Amela Puji Resti menjelaskan pentingnya makanan sehat yang kaya akan zat gizi seperti karbohidrat, protein, mineral, vitamin, serta lemak tak jenuh.
“Makanan seimbang sangat penting untuk penyediaan energi, pertumbuhan dan pembangunan tubuh, pemeliharaan jaringan, pengaturan proses tubuh, serta pertahanan terhadap penyakit,” terangnya.
Sementara itu, Susilowati dari UMKM Rumah Uti berbagi tentang proses pengolahan bahan pangan.
“Pengolahan makanan bertujuan untuk mengurangi bakteri berbahaya, meningkatkan umur simpan produk, dan memastikan makanan tetap bernutrisi meski diolah dengan cara yang tepat” sebutnya.
Beberapa metode pengolahan makanan yang dibahas antara lain:
1. Merebus: Cara merebus yang tepat adalah memasukkan sayuran setelah air mendidih dan hanya sampai setengah matang.
2. Mengukus: Metode ini menjaga nutrisi bahan makanan lebih baik dibandingkan merebus.
3. Menggoreng: Disarankan menggunakan minyak berkualitas dan tidak lebih dari tiga kali pakai.
4. Dibakar: Teknik ini menghasilkan rasa yang khas, tetapi bisa berbahaya karena zat kimia yang dihasilkan.
5. Dipanggang: Pemanggangan bisa mengurangi kandungan nutrisi bahan makanan.
6. Diasap: Biasanya dilakukan pada ikan atau daging dengan memperhatikan kebersihan tempat pengasapan.
7. Ditumis: Menggunakan sedikit minyak untuk mematangkan makanan dengan cepat.
ig/fat












