PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, mengajak sekitar 500 warga dan keluarga besar Partai NasDem berbelanja bersama di Pasar Semampir, Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem sekaligus agenda rutin untuk menggerakkan aktivitas ekonomi pedagang pasar tradisional.
Dini mengatakan, kegiatan serupa telah dilaksanakan di sejumlah pasar, di antaranya Pasar Sukapura, Bantaran, Dringu, Maron, Besuk, Leces, dan Lumbang.
“Dengan adanya belanja bersama ini, para pedagang senang karena dagangannya dibeli banyak orang,” ujar Dini.
Dalam kesempatan itu, Dini juga menerima keluhan pedagang terkait kondisi pasar yang semakin sepi. Sejumlah lapak di bagian dalam pasar disebut kurang mendapatkan pembeli karena banyak pedagang berjualan di luar.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah daerah. Ia berencana menyampaikan masukan kepada anggota DPRD Kabupaten Probolinggo agar diteruskan kepada pemerintah kabupaten.
“Kami juga akan menyampaikan masukan kepada pemerintah kabupaten agar bisa menertibkan pedagang di luar supaya masuk ke dalam. Dengan begitu, pembeli juga bisa berbelanja di dalam pasar,” jelasnya.
Selain penertiban pedagang, Dini menilai perlu ada pendataan terhadap lapak yang tidak digunakan untuk berjualan. Lapak yang dijadikan gudang diharapkan dapat ditata agar kembali difungsikan sebagai tempat berdagang.
Sementara itu, salah seorang pedagang bagian dalam Pasar Semampir, Ja’i, mengaku kondisi dagangannya sepi. Ia berharap pedagang yang berjualan di luar dapat diarahkan masuk ke dalam pasar.
“Kalau di luar itu harus masuk. Kasihan yang di dalam, retribusinya setiap hari tetap Rp3.000, laku tidak laku tetap bayar,” ungkapnya.
Ja’i juga mengeluhkan kenaikan harga sejumlah bahan pokok. Ia berharap pemerintah dapat menjaga kestabilan harga agar tidak semakin membebani masyarakat kecil. ig/fat










