MALANG, BERITAKATA.id – Arema FC harus menelan kekalahan saat menjamu Bali United dalam lanjutan pekan ke-8 kompetisi Super League 2026/27 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (31/10/2026). Skuat Singo Edan takluk dengan skor akhir 1-3 di hadapan 2.652 penonton yang hadir langsung di stadion, termasuk suporter tim tamu.
Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Candra ini sejak awal berjalan dengan intensitas tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan dan bermain keras yang menghasilkan sejumlah pelanggaran.
Pada awal babak pertama, Arema FC beberapa kali mencoba menekan pertahanan Bali United. Namun, upaya serangan tuan rumah kerap digagalkan oleh disiplin lini belakang Serdadu Tridatu.
Kebuntuan pecah ketika Bali United membuka keunggulan lewat gol Marco Duganzic pada menit 40. Memanfaatkan ruang kosong di lini pertahanan Arema FC, ia menerima bola matang dari Irfan Jaya di dalam kotak penalti dan sukses menjebol gawang tuan rumah.
Tertinggal satu gol, Arema FC berusaha merespon dan terlihat beberapa kali melalui setangan balik cepat atau bola diberikan dari lini tengah ke depan, namun gagal menembus rapatnya pertahanan Bali United.
Jelang turun minum, kelengahan kembali melanda lini belakang Arema FC pada menit 45. Kurangnya penjagaan ketat dimanfaatkan oleh Irfan Jaya untuk mencetak gol kedua bagi Bali United melalui tendangan terarah dari dalam kotak penalti. Hingga tambahan waktu tiga menit babak pertama usai, Arema FC tertinggal dengan skor 0-2.
Memasuki awal babak kedua, Arema FC tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-55, Ahmad Maulana melepaskan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, namun berhasil diamankan oleh penjaga gawang Bali United, Hauptmeijer.
Untuk menyegarkan lini tengah, pelatih interim Arema FC, Andre Caldas, memasukkan Dewangga menggantikan Arkhan Fikri pada menit ke-65. Kendati demikian, Bali United justru memperbesar keunggulan pada menit ke-66 melalui Yachida yang mendapat ruang bebas di kotak penalti untuk menembak bola ke gawang Arema.
Bali United juga melakukan rotasi pemain selama babak kedua dengan memasukkan sejumlah nama seperti Kadek Arel, Rahmat Arjuna, dan Jens Raven. Arema FC akhirnya memperkecil kedudukan menjadi 1-3 lewat aksi Careca pada menit 78. Pemain tersebut berhasil merebut bola dari lini pertahanan Bali United sebelum melepaskan tembakan yang merobek jala gawang lawan.
Arema mencoba meningkatkan daya gedor dengan memasukkan Mauro Zijlstra dan Julian Guevara. Sejumlah peluang tercipta, termasuk tendangan jarak jauh M Vinicius, namun skor 1-3 bertahan hingga babak kedua berakhir.
Wasit Candra dalam pertandingan ini mengeluarkan kartu merah kepada dua pemain Arema FC, yakni Dewangga dan Julian Guevara, akibat pelanggaran keras.
Pelatih Interim Arema FC, Andre Caldas, mengakui kekalahan timnya dan menyoroti rapuhnya mentalitas pemain setelah kebobolan gol cepat di penghujung babak pertama.
“Hasilnya, tentu saja, tidak bagus. Kami kalah di kandang, terutama setelah kami memenangkan pertandingan sebelumnya. Sampai babak pertama, gol pertama terjadi di menit ke-40, jalannya pertandingan sangat seimbang. Tapi setelah gol pertama, saya rasa mental kami langsung jatuh drastis. Jadi, ketika anda mengalami pukulan seperti ini, itu sangat berat,” ujar Andre Caldas pada Sabtu (31/10/2026).
Terkait keputusan menurunkan komposisi skuat yang hampir serupa dengan laga sebelumnya berbuah kemenangan 4-0 melawan Dewa United, Caldas menegaskan bahwa para pemainnya layak mendapatkan kesempatan tersebut. Ia juga menyoroti insiden dua kartu merah yang merugikan timnya.
“Itu adalah sesuatu yang tidak bisa saya terima. Anda bisa mendapat kartu merah dari dua kartu kuning karena berebut bola, tetapi kedudukan sudah 3-0. Jadi mereka ingin masuk ke pikiran kami, membuat kami marah… Ini adalah momen yang buruk bagi kami. Dan itu harus menjadi pelajaran yang tidak boleh terjadi lagi, selamanya,” tegas pelatih asal Brasil tersebut.
Sementara itu, pemain Arema FC, Mauro Zijlstra, turut memberikan pandangannya mengenai jalannya laga yang berat ini.
“Babak pertama berjalan cukup baik bagi kami. Kami punya beberapa peluang, begitu juga mereka. Tapi setelah gol itu, Anda bisa melihat mentalitasnya menjadi berbeda. Tapi kami masih punya hari Selasa, ada pertandingan lain yang menanti. Jadi kami harus siap untuk itu,” ucap Mauro.
Meski menelan kekalahan kandang yang mengecewakan, skuad Arema FC langsung dihadapkan pada jadwal padat dan dijadwalkan kembali menggelar sesi latihan keesokan paginya guna mempersiapkan diri menghadapi laga League Cup Indonesia 2026/27 melawan RANS Nusantara pada hari Selasa (3/11/2026) mendatang. (NP/ FAS)
Reporter: Nugraha Perdana












