PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Bupati Probolinggo dr Mohammad Haris atau Gus Haris menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan (Wasbang) di tengah derasnya perubahan kebijakan dan dinamika sosial. Haris meminta seluruh elemen pemerintah menjaga komunikasi agar perbedaan tidak berkembang jadi konflik.
Pesan itu disampaikan Gus Haris saat Silaturahmi Kebangsaan dan Dialog Interaktif Forkopimda bertema “Membangun Harmoni dan Memperkuat Wawasan Kebangsaan” di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Kamis (11/6/2026). Kegiatan digelar Badan Kesbangpol Kabupaten Probolinggo.
Hadir jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, hingga Inspektur Kopassus Mayjen TNI Putra Widiastawa Dwi Agung Susilo.
“Indonesia berdiri bukan karena kesamaan, tetapi karena kesepakatan untuk hidup bersama. Wawasan kebangsaan harus terus diperkuat di tengah masyarakat,” tegas Gus Haris.
Ia menilai penguatan wawasan kebangsaan krusial di tengah kebijakan strategis pemerintah seperti Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, setiap kebijakan harus dipahami utuh agar tidak muncul salah persepsi. Unsur pemerintahan hingga kecamatan diminta sigap membaca perubahan dan membangun komunikasi efektif.
Gus Haris juga mengapresiasi sinergi Forkopimda Probolinggo yang selama ini dinilai mampu menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah.
Senada, Inspektur Kopassus Mayjen TNI Putra Widiastawa menyebut menjaga persatuan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Wawasan kebangsaan, katanya, harus ditanamkan sebagai fondasi menghadapi tantangan sosial, ekonomi, hingga derasnya arus informasi digital. Masyarakat diajak memperkuat gotong royong, toleransi, dan kepedulian sosial.
Dialog dipandu Sekda Ugas Irwanto. Peserta membahas langsung isu kebangsaan. Ketua TP PKK Ning Marisa Juwitasari menyoroti peran keluarga sebagai ruang pertama menanamkan toleransi dan cinta tanah air. Materi pencegahan radikalisme disampaikan AKP Anang Sumawan dari Densus 88 AT Polri yang mengajak masyarakat memperkuat literasi digital dan moderasi beragama.
Kepala Bakesbangpol Hari Kriswanto menyebut tujuan kegiatan ini memperkuat rasa cinta tanah air dan menjaga persatuan. Sasaran utamanya pelajar, ASN, ormas, dan pemuda dengan materi 4 Pilar Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. ig/fa












