MALANG, BERITAKATA.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri beberapa hari lalu, ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Malang mendapatkan angin segar. Selain menerima Tunjangan Hari Raya (THR) resmi dari aplikator sesuai ketentuan, sebanyak 1.000 pengemudi juga menerima bonus THR tambahan dari seorang donatur anonim.
Ketua Perkumpulan Komunitas Driver Online Se-Malang Raya (PK Semar), Sunan Murdianto atau yang akrab disapa Bang Chun, mengungkapkan bahwa bantuan dari donatur tersebut telah disalurkan pada pertengahan bulan ini.
“Pada 17 Maret kami terbantu adanya pembagian THR dari Hamba Allah atau tidak mau disebutkan nama donaturnya. Ini untuk 1.000 driver di Kota Malang, setiap driver mendapatkan Rp 200 ribu,” ujar Bang Chun saat diwawancarai pada Rabu (25/3/2026).
Ia membenarkan bahwa tambahan THR ini menjadi berkah tersendiri untuk menambah nominal THR yang didapatkan oleh para pengemudi.
Terkait THR resmi dari pihak aplikator yang merujuk pada aturan pemerintah, Bang Chun menegaskan bahwa pembagiannya didasarkan pada produktivitas dan kinerja masing-masing pengemudi. Artinya, pengemudi yang tidak aktif beroperasi dipastikan tidak akan menerima tunjangan.
“Sudah sesuai aturan berdasarkan kinerja masing-masing. Kalau tidak pernah aktif, ya tidak dapat. Iya, tidak dapat kalau tidak narik,” tegasnya.
Bang Chun merinci, besaran THR yang diterima pengemudi dari aplikator cukup bervariasi, yakni di kisaran Rp 150 ribu hingga Rp 850 ribu. Pencairan dana tersebut dilakukan pada H-7 Lebaran melalui transfer langsung ke rekening bank masing-masing pengemudi.
Menurutnya, penerima THR tahun ini dinilai lebih banyak karena adanya sistem target pencapaian kasta.
“Tahun ini pastinya yang dapat lebih banyak driver-nya, karena ada target yang harus dicapai kalau mau THR full. Misalnya, mencapai level Platinum untuk Gojek dan Jawara untuk Grab. Jadi, tingkatan semacam kasta yang membedakan nominal,” jelas Bang Chun.
Sebagai informasi, PK Semar yang dipimpin oleh Bang Chun merupakan wadah besar yang menaungi 27 komunitas ojol di wilayah Malang Raya.
“Kalau di komunitas saya saja sekitar 1.700 orang, di luar itu saya belum tahu ya karena banyak komunitas lain di luar sana, sedangkan yang dalam naungan PK Semar sejumlah 1.700. Dari jumlah itu, 97 persen roda dua, roda empat yang gabung di aku cuma beberapa,” terangnya.
Meski bersyukur atas kelancaran pembagian THR tahun ini, dari pihak aplikator, Bang Chun tetap menyuarakan aspirasi rekan-rekannya untuk masa mendatang.
“Kalau harapan, ya pastinya agar (nominal THR) bisa ditingkatkan di hari raya tahun depan,” pungkasnya.












