5.636 Mahasiswa Baru UMM Ikuti Pesmaba 2026 Tanpa Sampah Plastik

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kegiatan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) pada 8 hingga 11 September 2026.

MALANG, BERITAKATA.id – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kegiatan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) pada 8 hingga 11 September 2026. Acara pembukaan berlangsung di Helipad UMM, Selasa (8/9/2026), dan diikuti oleh 5.636 mahasiswa baru.

Para peserta tersebut berasal dari 38 provinsi di Indonesia dan 29 negara. Pesmaba UMM tahun 2026 ini fokus pada pelestarian alam dengan mengusung tema Green and Clean: Tanpa Sampah, Kampus Indah, Lingkungan Terjaga. Sebagai langkah nyata, panitia mewajibkan seluruh mahasiswa membawa kotak bekal dan botol minum pribadi untuk mengurangi limbah plastik di lingkungan kampus.

Selain itu, para mahasiswa baru mempraktikkan langsung pemilahan sampah organik untuk diolah menjadi cairan eco-enzyme. Cairan tersebut rencananya akan dituangkan ke aliran Sungai Brantas pada pembukaan Student Day mendatang sebagai bentuk kontribusi pelestarian lingkungan.

Acara Pesmaba ini dibuka langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. Dalam sambutannya, ia meminta mahasiswa untuk tidak pasif. Mahasiswa didorong proaktif mengembangkan diri agar kelak mampu memegang peran strategis, baik sebagai dosen, rektor, maupun pemimpin bangsa.

“Adik-adik yang hadir di sinilah yang kelak akan mengisi masa depan. Kalian yang akan mengubah kondisi bangsa ini menjadi jauh lebih baik dari sekarang,” tegas Nanang pada Selasa (8/9/2026).

Lebih lanjut, Nanang memaparkan bahwa generasi penerus harus memiliki prinsip keberlanjutan dan berupaya melampaui prestasi generasi sebelumnya. Menurutnya, pendidikan sejati bukan sekadar mengejar nilai akademik, melainkan menciptakan sumber daya manusia yang mampu memberikan solusi nyata di masyarakat.

“Mahasiswa baru bukan hanya sebagai peserta kegiatan pengenalan kampus, melainkan sebagai generasi yang kelak memiliki tanggung jawab lebih besar terhadap masyarakat dan bangsa. Perubahan tersebut membutuhkan keberanian untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan manfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., mengatakan bahwa penerapan tema lingkungan ini bertujuan menjadikan mahasiswa sebagai motor penggerak bangsa yang tangguh dan pantang menyerah. Ia juga menginstruksikan mahasiswa untuk patuh pada kode etik akademik serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kalian harus penuh tanggung jawab dalam tindakan dan keputusan. Mulai hari ini, jadilah duta budaya bersih lingkungan untuk menjaga kelestarian bumi,” pungkas Nazaruddin. (NP/ FAS)

Reporter: Nugraha Perdana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *