Religi  

MUI Kota Probolinggo Tutup Tadribul Qurra’, Produksi Bibit Qori’ dan Qori’ah

Kiai Suthon saat penutupan Tadribul Qurra'.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo secara resmi menutup pelaksanaan program Tadribul Qurra’ yang telah berlangsung selama sepuluh minggu sejak 5 Oktober 2025 di lima kecamatan se-Kota Probolinggo. Program ini bertujuan membina generasi muda agar mencintai dan mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Kegiatan yang diikuti oleh 220 peserta dari berbagai usia mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sebagian peserta dari jenjang SMP ini berlangsung setiap minggu di masjid-masjid di kecamatan setempat. Sebelumnya, jumlah peserta semula mencapai 250 orang.

Dalam penutupan yang berlangsung di Masjid Al Ikhlas, Kanigaran, Ketua Umum MUI Kota Probolinggo, Prof. Dr. KH. M. Sulthon, menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu inovasi unggulan lembaganya dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

“Kami berharap peserta dapat menguasai tajwid, makhorijul huruf, dan irama tilawah dengan baik, sehingga mampu membaca dan melantunkan ayat suci Al-Qur’an secara tartil dan penuh penghayatan,” ujar Kyai Sulthon, Senin (8/12/2025).

Ia menambahkan, program ini juga bertujuan membentuk generasi cerdas, tangguh, dan berkarakter Qur’ani, serta menghasilkan bibit-bibit Qori’ dan Qori’ah yang berprestasi. Peserta pun akan terus didorong untuk melanjutkan pembinaan ke jenjang berikutnya.

Selain memberikan sertifikat kepada seluruh peserta, MUI Kota Probolinggo berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjiwai nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari, demi membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *