JAKARTA, BERITAKATA.id – Program Mudik Gratis 2026 yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapat respons positif dari Forum Mahasiswa Madura (FORMAD) se-Jabodetabek. Kegiatan pelepasan peserta mudik yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur itu dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap mahasiswa perantau, Rabu (18/03/2026).
Bagi mahasiswa asal Madura yang tengah menempuh pendidikan di ibu kota, program ini bukan sekadar fasilitas transportasi gratis. Lebih dari itu, kehadiran program tersebut dirasakan mampu meringankan tekanan biaya perjalanan yang biasanya melonjak jelang Idulfitri.
FORMAD memandang kebijakan ini sebagai langkah strategis yang tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta mudik karena perjalanan yang lebih terorganisir dibandingkan dengan mudik mandiri.
Selain itu, mereka menilai program ini memiliki nilai sosial yang kuat. Mudik, menurut FORMAD, bukan hanya soal pulang kampung, tetapi juga menjadi sarana menjaga hubungan kekeluargaan, mempererat ikatan sosial, serta melestarikan nilai budaya masyarakat Jawa Timur.
Ketua Umum FORMAD Jabodetabek, Moh Sholeh, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemprov Jatim melalui program tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi langkah konkret Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Mudik Gratis 2026 ini. Bagi kami, mahasiswa perantau, dukungan ini sangat berarti. Ini bukan hanya soal tiket gratis, tapi juga bentuk penguatan nilai kebersamaan dan kekeluargaan,” ujarnya.
Ia juga berharap program ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan peningkatan kuota serta kualitas layanan di masa mendatang.
Menurutnya, FORMAD siap mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah guna membantu memastikan distribusi program agar lebih tepat sasaran, khususnya bagi mahasiswa Madura yang membutuhkan.
“Harapan kami, program ini bisa terus berlanjut dan semakin berkembang. FORMAD siap bersinergi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mahasiswa,” tambahnya.
Melalui dukungan tersebut, FORMAD menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai kebijakan pemerintah yang berpihak pada masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya Jawa Timur yang lebih harmonis dan inklusif. ig/an












