PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pokmas Srikandi Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, mengadakan Sosialisasi Pengolahan Sampah bagi Masyarakat Kelurahan Kademangan, Senin (28/10/2024).
Kegiatan ini dihadiri 50 peserta dari tujuh Rukun Warga (RW) di Kelurahan Kademangan, termasuk anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi, anggota bank sampah, dan kaum difabel.
Hadir dalam sosialisasi itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Probolinggo, Wawan Soegyantoro yang turut membuka sosialisasi.
Lalu Camat Kademangan, Gofur Effendy dan Lurah Kademangan, Bagus Prasetyo.
Ketua Pokmas Srikandi, Indah Winarti menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri.
Dalam sosialisasi ini, peserta mendapatkan penjelasan tentang pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah organik, yang sebelumnya banyak dibuang ke TPS, kini didorong untuk diolah menjadi pupuk organik cair (POC).
Sementara itu, sampah anorganik dapat dijual ke bank sampah untuk menghasilkan nilai ekonomi bagi warga.
“Setelah meraih peringkat Pratama di tingkat provinsi, kami berharap dapat naik ke tingkat Madya. Salah satu upayanya adalah dengan memperbanyak bank sampah di setiap RW. Saat ini, Kademangan memiliki tiga bank sampah di dua RW, yang sudah memiliki puluhan nasabah dan bekerja sama dengan Pegadaian Syariah untuk program tabungan emas,” ujar Wiwin.

Menurut Wiwin, dengan semakin banyaknya bank sampah, bisa mengurangi sampah yang masuk ke TPA, yang saat ini sudah overload, serta memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah di Kelurahan Kademangan sudah ada 3 bank sampah. Nasabahnya sudah puluhan orang dan diikutkan tabungan emas dengan bekerja sama dengan pegadaian syariah,” imbuh Wiwin.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu warga Kademangan dalam mengurangi volume sampah dan meningkatkan pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomis, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Lurah Kademangan, Bagus menyampaikan pesan dari Pj Wali Kota Probolinggo, Muhammad Taufik Kurniawan.
Ia menegaskan bahwa upaya pengelolaan sampah di Kelurahan Kademangan selaras dengan visi kota untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, rapi, dan indah (BERSERI).
“Keberadaan bank sampah ini diharapkan tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ungkap Bagus.
Mengutip pesan Pj wali kota, Bagus juga berpesan agar kegiatan seperti ini menjadi inspirasi untuk kelurahan lain, dengan harapan Kademangan terus menjaga lingkungan dan berinovasi demi kemajuan bersama. ig/fa












