Umum  

Musaffa Safril Terpilih Sebagai Ketua Ansor Jawa Timur

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Ansor Jawa Timur memiliki ketua baru. Kepastian ini berlangsung di Ponpes Zainul Hasan Genggong. 

Musaffa Safril secara resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) XV yang digelar di Pesantren Zainul Hasan Genggong, Senin (12/08/2024) malam. 

Musaffa Safril akan memimpin GP Ansor Jatim Masa Khidmat 2024-2028 setalah dipastikan hanya menjadi satu-satunya calon yang mendaftar dalam Konferwil XV.

Dalam wawancara dengan awak media sebelum ditetapkan sebagai Ketua PW GP Ansor Jawa Timur terpilih, Safril mengatakan bahwa dalam kepemimpinannya akan fokus pada beberapa hal.

"Ada beberapa hal yang akan menjadi fokus ke depannya. Pertama, tentu karena kita organisasi kader maka penguatan kaderisasi itu akan kita maksimalkan," kata Safril.

Dijelaskan, penguatan kaderisasi ini akan meliputi kaderisasi formal, informal maupun non-formal.

"Terus yang kedua, kami akan melakukan penguatan ekonomi kader melalui berbagai kegiatan-kegiatan. Baik sifatnya tematik ataupun inovasi," bebernya.

Safril juga menyebut, pihaknya akan satu komando dengan program-program yang dicanangkan oleh Pimpinan Pusat GP Ansor.

"Sekarang Pimpinan Pusat GP Ansor itu mempunyai program Ansor University. Itu nanti nyambung dan kita akan melibatkan juga di Jawa Timur," pungkasnya.

Diketahui, Konferwil XV Ansor Jatim digelar di Ponpes Zainul Hasan Genggong, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 

Konferwil dihadiri perwakilan Forkopimda Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo. 

Mustayar PWNU Jatim yang juga Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, menyambut baik dan bergembira atas digelarnya Konferwil XV PW GP Ansor Jatim yang merupakan organisasi kepemudaan di bawah Nahdlatul Ulama.

“Ini kehormatan bagi kami ditempati organisasi kepemudaan kebanggaan kita semua,” tutur Kiai Mutawakkil disambut tepuk tangan ribuan kader Ansor dari berbagai penjuru Jawa Timur.

Dalam sambutannya atas nama pengurus PWNU jawa timur, KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah menyebut terdapat perbedaan antara Nahdlatul Ulama dengan Ormas Islam yang lain, yakni ketakdiman dan kepatuhan kepada para ulama yang begitu tinggi.

“Lalu kaderisasi yang berjalan dengan baik dan tidak pernah berhenti. NU dan perangkat organisasi Nahdlatul Ulama dipersilahkan merujuk pada kedua prinsip tersebut," tukas KH Mutawakkil. 

Sementara Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharuddin, menyampaikan berbagai inovasi yang dilakukan di bawah kepemimpinannya.

Addin memaparkan 9 transformasi yang akan dilakukan Ansor sebelum kemudian menutup sambutannya dengan membuka secar resmi Konferwil. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *