PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Keberadaan tempat-tempat istirahat yang disediakan pemerintah kota untuk masyarakat, tampaknya tidak luput dari tindakan kejahatan.
Dalam sebuah kejadian yang meresahkan, tiga kursi besi taman yang diletakkan di trotoar jalan Dokter Muhammad Saleh, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, raib digondol pencuri, dalam modus pencurian yang cukup nekat.
Kursi-kursi tersebut, meski terbuat dari bahan metal yang berat, ternyata bukan halangan bagi si maling. Bahkan, kursi-kursi itu di taman itu sudah diikat ke trotoar dengan sejumlah baut yang kuat.
Berdasarkan informasi, pencurian dilakukan dengan cara yang cukup ekstrem, yakni dengan menggergaji.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Kursi-kursi itu disediakan untuk masyarakat yang ingin beristirahat dan bersantai,” ungkap Kabid Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo Suci Ningsih, Sabtu (22/2/2025).
Tidak hanya tiga kursi yang hilang; kawasan tersebut sebenarnya memiliki 18 kursi taman yang terpasang. Namun, kehilangan tiga kursi tersebut telah menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 13,5 juta, dengan masing-masing kursi seharga Rp 4,5 juta.
Meski hanya tiga kursi yang hilang, Suci mengaku masih khawatir kursi besi kembali dicuri. Dia membawa satu kursi taman ke kantor karena baut pengikat ke taman sudah copot dan siap dicuri lagi.
Sehingga saat ini total tinggal 14 kursi taman yang terpasang.
“Ketiga kursi itu berada di depan lahan milik perusahaan bus. Pencahayaannya memang kurang di malam hari. Kami harap masyarakat turut menjaga aset pemerintah seperti kursi taman ini,” jelas Suci.
Suci menekankan pentingnya pengawasan terhadap aset-aset publik. “Kemungkinan pencurian terjadi di saat sepi, kemungkinan dilakukan oleh lebih dari satu orang,” katanya.
Pencurian ini diketahui terjadi pada akhir Januari 2025, dan pihak dinas telah melaporkan kejadian ini ke polisi sebagai langkah awal untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa.
“Kami berharap, dengan adanya laporan ini ke polisi, akan ada tindakan lebih lanjut untuk menjaga aset dan keamanan lingkungan,” pungkasnya. ig/fa












