Jelang Hadapi Bali United, Arema FC Tak Akan Beri Ruang Lawan

Arema FC VS Dewa United beberapa waktu lalu. Sumber foto: Taufik/ Deli

MALANG, BERITAKATA.id – Arema FC bersiap menghadapi pertandingan melawan Bali United dalam lanjutan kompetisi Super League 2026/27. Duel sengit diprediksi terjadi antara kedua kesebelasan dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Sabtu (31/10/2026) mulai pukul 15.30 WIB.

Pelatih Interim Arema FC, Andre Caldas menyampaikan bahwa timnya memanfaatkan waktu persiapan beberapa hari untuk berlatih secara intensif dan mengembangkan ide-ide taktik. Caldas menilai skuadnya berada dalam kondisi yang baik jelang menghadapi laga esok melawan Bali United.

“Banyak latihan dan mengembangkan ide-ide dengan lebih baik, saya pikir itu akan berguna untuk pertandingan melawan Bali dan juga untuk pertandingan-pertandingan lain yang kita miliki. Kita punya tiga pertandingan berturut-turut, Bali, lalu kita punya pertandingan Piala Liga, dan kemudian menghadapi Madura. Tapi saya pikir persiapannya sangat bagus, lebih banyak hari, lebih banyak waktu, dan saya pikir kita akan berada dalam kondisi yang prima besok untuk pertandingan,” ujar Andre Caldas pada Jumat (30/10/2026).

Rangkaian persiapan yang ada dinilai sangat penting, mengingat Arema FC akan dihadapkan pada jadwal yang padat. Usai melawan Bali United nantinya, Arema FC akan menghadapi pertandingan perdana League Cup Indonesia 2026/27 atau Piala Liga Indonesia 2026/27 melawan RANS Nusantara pada Selasa (3/11/2026) di Stadion Kanjuruhan. Setelahnya, Arema FC akan menghadapi Madura United pada lanjutan Super League, Jumat (6/11/2026).

Lebih lanjut, menanggapi rekor Bali United yang belum pernah meraih kemenangan di pertandingan tandang tetapi tercatat sebagai tim dengan produktivitas gol tertinggi sementara di Super League, Caldas menilai catatan statistik tersebut sebagai hal yang menarik, dan menaruh perhatian terhadap kualitas lawan.

Menurutnya, ketajaman lini serang Bali United dipengaruhi oleh beberapa hasil kemenangan besar dalam laga-laga sebelumnya. Meski demikian, fokus utama tim pelatih tetap tertuju pada kesiapan internal Arema FC, termasuk analisis mendalam mengenai pola permainan, pertahanan, dan pemain berbahaya lawan yang telah dipelajari melalui rekaman video.

“Saya pikir pertama-tama kita harus menghargai Bali, mereka adalah tim yang sangat bagus, seperti sebelumnya. Tetapi, kami kembali sangat fokus pada diri kami (tim Arema FC) sendiri, tingkat kepercayaan diri dan keyakinan para pemain juga tinggi. Dan kami sedang bersiap untuk pertandingan, dan saya rasa besok akan menjadi pertandingan yang sangat menarik,” kata Caldas.

Dalam aspek pertahanan dan taktik menghadapi lini serang Bali United yang memiliki banyak opsi pencetak gol, Caldas menegaskan bahwa kekuatan tim Arema FC secara kolektif merupakan kunci utama. Ia menyampaikan, skuad Singo Edan direncanakan akan bermain rapat, disiplin, dan memberikan perlawanan maksimal di setiap lini tanpa membiarkan lawan leluasa menguasai ruang.

Caldas juga menyoroti kedalaman skuad Arema FC yang dihuni oleh banyak pemain berkualitas di lini depan maupun lini tengah, seperti Samuel Otusanya, Mauro Zijlstra, Careca, M Vinicius, Gabi, dan lainnya.

“Jika pertahanan adalah lini penyerangan yang saya pilih, dan saya bisa mengubah lini tengah untuk pertandingan ini, siapa pun yang bermain, mereka sudah siap. Mereka akan konsisten, kita akan bermain rapat, kita tidak akan memberi ruang kepada Bali,” tegas Caldas.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya semangat juang tinggi di lapangan.

“Setiap bola akan kita perebutkan, kita akan mengerahkan semangat yang sama atau bahkan lebih besar. Itulah yang saya minta dari anak-anak untuk dilakukan, mereka akan memberikan 100 persen,” katanya.

Terkait kebijakan rotasi pemain yang sempat diterapkan pada pertandingan sebelumnya, Caldas menegaskan bahwa rotasi tersebut merupakan langkah yang dibuat guna menjaga kebugaran, meminimalisasi risiko cedera, serta memberikan kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Menyinggung variasi taktik dan penggunaan penyerang murni dalam formasi tim, Caldas menjelaskan bahwa pemilihan strategi selalu disesuaikan dengan karakter lawan dan kebutuhan taktis di lapangan. Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan fisik dan stamina hingga menit-menit akhir pertandingan untuk menghindari kehilangan keunggulan skor di ujung laga.

Ia juga membuka peluang bagi kombinasi pemain depan seperti Mauro Zijlstra dan Samuel Otusanya untuk diturunkan secara bersamaan di masa mendatang menyesuaikan situasi pertandingan.

“Ini bukan tentang satu ide saja. Anda harus memahami tim apa yang akan anda hadapi dan taktik apa yang paling cocok untuk strategi anda serta menurunkan tim yang bagus,” jelas Caldas.

Sementara itu, penyerang Arema FC, Samuel Otusanya, mengungkapkan bahwa timnya telah menjalani sesi latihan dengan baik dan menyatakan kesiapan mental maupun fisik menghadapi Bali United. Menurutnya, adanya waktu beberapa hari untuk latihan memberikan kesempatan yang optimal bagi skuad Singo Edan untuk mematangkan taktik permainan di bawah arahan tim pelatih.

“Persiapannya bagus. Kita punya lebih banyak hari untuk berlatih dan melatih taktik dan semuanya. Ya, kita berlatih dengan baik dan kita siap,” ungkap Samuel.

Samuel berbicara mengenai performanya yang telah mencetak dua gol bagi Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Penyerang tersebut menyatakan antusiasmenya bermain di kandang yang selalu menghadirkan atmosfer luar biasa berkat dukungan penuh para suporter.

Meskipun demikian, Samuel menegaskan bahwa dirinya selalu siap menjalankan instruksi pelatih, baik tampil sebagai pemain inti maupun saat diturunkan dari bangku cadangan.

“Bermain di kandang tentu saja sebuah kesenangan karena mendapatkan dukungan suporter, dan segala sesuatunya di sini terasa luar biasa. Saya pikir saya hanya harus melakukan tugas saya, saya bisa mencetak gol di kandang, saya juga bisa mencetak gol di pertandingan-pertandingan lainnya,” tutur Samuel.

“Jadi jika pelatih meminta saya, saya harus melakukan tugas saya. Ketika saya masuk dari bangku cadangan, saya harus melakukan tugas saya. Jadi intinya, saya selalu siap,” lanjutnya. (NP/ FAS)

Reporter: Nugraha Perdana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *