MALANG, BERITAKATA.id – Kebakaran melanda sebuah Rumah Toko (Ruko) Furnitur dan Elektronik Toko Ogan di Jalan Bondowoso, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur pada Kamis (1/10/2026) dini hari. Peristiwa yang membakar area seluas 90 meter persegi tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Laporan kejadian diterima oleh UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang pada pukul 02:55 WIB dari seorang pelapor bernama Nathan Epindonta. Merespon laporan tersebut, sebanyak 13 personel dan empat unit armada pemadam kebakaran langsung diberangkatkan dari Markas Komando (Mako) UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang pada pukul 02.57 WIB.
“Petugas menempuh jarak 4,1 kilometer dan tiba di lokasi kejadian dalam waktu delapan menit, yakni pada pukul 03.05 WIB. Operasi penanganan langsung kami mulai satu menit setelahnya,” kata Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, Kamis (1/10/2026).
Setibanya di lokasi kejadian, petugas mendapati seorang pria terjebak di dalam bangunan ruko yang terbakar. Tim pemadam kebakaran segera melakukan pemetaan lapangan (size up) dan mencari akses masuk guna melakukan evakuasi.
“Prioritas utama kami saat tiba adalah keselamatan jiwa. Petugas langsung mencari akses masuk untuk menyelamatkan satu korban laki-laki yang terjebak di dalam ruko. Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan mengalami luka ringan,” ujar Pandu.
Setelah korban berhasil dikeluarkan dan mendapatkan penanganan awal, petugas melanjutkan proses pemadaman serta pendinginan. Penanganan kebakaran berlangsung selama 90 menit hingga seluruh titik api dipastikan padam total pada pukul 04.36 WIB. Dalam operasi pemadaman ini, petugas menghabiskan sebanyak 18.000 liter air.
Empat unit armada yang dikerahkan ke lokasi meliputi unit Ayaxx09, Matra, Trembelo, dan Tengki 04. Operasi penanganan ini juga dibantu oleh unsur pendukung dari Polresta Malang Kota, Bhabinkamtibmas, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), serta unit ambulans dari J99, Es Teh Anget, dan Aremania.
“Setelah pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai, petugas memastikan seluruh area sudah aman dari potensi api susulan. Armada dan personel meninggalkan lokasi pada pukul 04.50 WIB dan kembali tiba di Mako pada pukul 05.00 WIB,” jelas Pandu.
Terkait jumlah kerugian material yang dialami pemilik toko akibat kebakaran tersebut, Pandu menyebutkan bahwa nilainya masih belum dapat dipastikan.
“Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Mengenai total kerugian material akibat kejadian ini, tim masih melakukan proses penyelidikan,” tutur Pandu. (NP/ FAS)
Reporter: Nugraha Perdana












