Wujudkan Pemerataan Layanan, Dinkes Kabupaten Probolinggo Boyong Dokter Spesialis Hingga X-Ray ke Pulau Gili Ketapang

Petugas Dinkes melakukan pemeriksaan kepada ibu hamil Pulau Gili Ketapang.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Jarak dan tantangan geografis bukan penghalang bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warganya.

Komitmen “jemput bola” kembali dibuktikan dengan bertolak sejauh 45 menit mengarungi lautan menuju Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, pada Rabu (6/5/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan mendapatkan akses kesehatan berkualitas yang setara dengan wilayah daratan, termasuk akses langsung ke tenaga medis spesialis dan teknologi medis mutakhir.

Tim Dinkes Kabupaten Probolinggo melayani sepenuh hati warga Gili Ketapang.

Hadirkan Spesialis Anak dan Obgyn di Tengah Masyarakat
Pelayanan kesehatan terpadu kali ini menyasar kelompok rentan, yakni ibu hamil dan balita.

Berbeda dari Posyandu biasanya, Dinkes Kabupaten Probolinggo menghadirkan dokter spesialis anak dan dokter spesialis kandungan (obgyn) lengkap dengan alat USG. Layanan kesehatan ini disambut antusias oleh warga Pulau Gili Ketapang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, dr. Hariawan Dwi Tamtomo, melalui Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Sri Wahyu Utami, mengungkapkan kehadiran para spesialis ini adalah upaya deteksi dini yang krusial.

Dokter spesialis anak memeriksa anak Pulau Gili Ketapang.

“Hari ini sangat spesial karena kami menghadirkan dokter spesialis anak dan obgyn langsung ke Pulau Gili. Tujuannya agar kesehatan balita dan ibu hamil bisa terpantau secara mendalam. Jika ditemukan risiko tertentu, bisa segera diantisipasi sejak awal,” ujar Sri Wahyu Utami.

Wahyu menambahkan, meski Posyandu rutin tetap berjalan di Gili Ketapang, kehadiran spesialis ini memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat kepulauan yang selama ini memiliki keterbatasan akses ke rumah sakit besar.

Deteksi TBC dengan Teknologi Portable X-Ray
Tak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, Dinkes juga bergerak masif dalam pengendalian penyakit menular melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P). Melalui aksi Active Case Finding (ACF), tim medis melakukan screening TBC menggunakan alat canggih portable X-ray.

Tim Dinkes Kabupaten Probolinggo naik perahu motor menyebrangi lautan menuju Pulau Gili Ketapang.

Kabid P2P Dinkes Kabupaten Probolinggo, Nina Kartika, menjelaskan, penggunaan rontgen portable ini mempermudah pelacakan kasus secara cepat di lapangan.

“Pasien langsung dirontgen untuk melihat indikasi awal. Jika terdeteksi indikasi paru aktif, langsung kita lanjut dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) melalui sampel dahak,” terang Nina.

Langkah ini diambil guna memutus rantai penularan TBC. Hingga April 2026, tercatat 861 kasus TBC di Kabupaten Probolinggo, dengan 4 kasus di antaranya berada di Desa Gili Ketapang yang kini sudah dalam penanganan medis secara intensif.

Pengobatan Tuntas Tanpa Stigma
Nina menegaskan, pasien yang terdiagnosis positif TBC tidak perlu dikarantina, melainkan harus disiplin menjalani pengobatan.

Kabid P2P Nina menegaskan Dinkes Kabupaten Probolinggo berupaya maksimal memutus mata rantai penyakit TBC di Kabupaten Probolinggo.

“Pasien tetap bisa beraktivitas dengan menerapkan pola hidup sehat, memakai masker, dan lingkungan rumah yang sehat. Keluarga serumah pun kami periksa untuk pencegahan,” imbuh Nina.

Masyarakat juga diimbau untuk waspada jika mengalami gejala seperti batuk lebih dari dua minggu, demam malam hari tanpa aktivitas, serta penurunan berat badan secara drastis.

Komitmen Tanpa Batas
Program pelayanan terpadu di Pulau Gili Ketapang ini merupakan bagian dari rangkaian agenda rutin Dinkes Kabupaten Probolinggo yang menyasar berbagai wilayah pelosok.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Probolinggo hadir di tengah masyarakat, memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam mendapatkan hak pelayanan kesehatan.

Kabid Kesmas Wahyu menegaskan dokter spesialis anak dan obgyn dihadirkan untuk memberikan layanan terbaik bagi warga Gili Ketapang.

Melalui integrasi layanan spesialis dan teknologi medis, Dinkes Kabupaten Probolinggo optimis dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mewujudkan generasi yang lebih sehat dan tangguh dari wilayah kepulauan hingga pegunungan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo melayani dengan Hati, menjangkau yang tak terjangkau. ig/fat/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *