Kapolresta Malang Kota Beri Penghargaan untuk 18 Polisi dan 6 Warga Sipil

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, memberikan penghargaan kepada anggota kepolisian.

MALANG, BERITAKATA.id – Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, memberikan penghargaan kepada 18 anggota kepolisian dan enam warga masyarakat. Pemberian piagam ini disahkan melalui Keputusan Nomor: Kep/PP-39/II/2026 tertanggal 26 Februari 2026.

Penerima penghargaan dari unsur kepolisian terdiri dari tujuh anggota Polsek Kedungkandang dan 11 anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota. Ketujuh personel Polsek Kedungkandang dianugerahi penghargaan karena berhasil mengungkap jaringan pencurian sepeda motor bermodus kunci T di Jalan Ki Ageng Gribig pada 13 Februari 2026.

Sementara itu, 11 personel Satresnarkoba menerima penghargaan atas keberhasilan menyita barang bukti narkotika dalam jumlah besar di wilayah Kedungkandang dan Sukun.

“Pengungkapan 16,15 kilogram ganja dan 1,69 kilogram sabu adalah capaian besar. Ini menyelamatkan ribuan generasi muda dari bahaya narkotika,” tegas Kombes Pol Putu Kholis pada Jumat (27/2/2026).

Selain anggota Polri, enam warga sipil juga menerima piagam penghargaan. Mereka dinilai telah berperan aktif membantu kepolisian mencegah dan membubarkan aksi balap liar di Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Kecamatan Lowokwaru, tanpa melanggar hukum. Tindakan preventif masyarakat ini dinilai berhasil mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Pemberian penghargaan ini dilaksanakan sesuai dengan regulasi Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2011 tentang pemberian penghargaan di lingkungan Polri.

“Penghargaan ini kami berikan sebagai motivasi agar personel terus meningkatkan kinerja, sekaligus bentuk terima kasih kepada masyarakat yang turut menjaga kamtibmas. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama,” ujar Kombes Pol Putu Kholis.

Lebih lanjut, Kapolresta Malang Kota berharap agar sinergi antara pihak kepolisian dan masyarakat luas dapat terus meningkat untuk menjaga situasi kota tetap kondusif.

“Kami ingin membangun kultur apresiatif. Personel yang berprestasi harus dihargai, masyarakat yang peduli keamanan juga harus diapresiasi. Dengan kolaborasi dan soliditas, Kota Malang akan semakin aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *