Apa Itu Commuter Line Probolinggo? Ini Ragam Keseruannya

Foto ilustrasi commuter line. Foto hasil AI.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id –Kabar gembira bagi warga Bayuangga! Layanan Commuter Line yang menghubungkan Surabaya hingga Probolinggo ditargetkan mulai beroperasi secara resmi sebelum Lebaran 2026.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin memastikan commuter line Probolinggo siap sebelum Lebaran 2026.

“Kami percepat penataan alun-alun. Bersiap menyambut Commuter Line sebelum lebaran,” kata Aminuddin, Senin (12/1/2026).

Berikut adalah ulasan mengenai layanan ini, fasilitas, serta keseruan yang bisa Anda nikmati.

Apa Itu Commuter Line Probolinggo?
Commuter Line merupakan layanan kereta api komuter (lokal) yang dikelola oleh KAI Commuter (KCI). Rute ini merupakan perpanjangan dari layanan Commuter Line Supas (Surabaya Kota–Pasuruan) yang kini diteruskan hingga ke Stasiun Probolinggo.

Layanan ini dirancang untuk memfasilitasi warga yang memiliki mobilitas tinggi antar kota dengan jadwal yang rutin dan harga tiket yang sangat terjangkau dibandingkan kereta api jarak jauh.

Fasilitas di Kereta dan Stasiun
Berdasarkan standar layanan KAI Commuter dan kesiapan Stasiun Probolinggo, penumpang akan menikmati berbagai fasilitas modern.

Kenyamanan Gerbong: Kereta dilengkapi dengan AC central, kursi yang bersih, serta gantungan pegangan bagi penumpang berdiri.

Sistem Pembayaran Praktis: Penumpang dapat menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) atau aplikasi perbankan digital untuk tap-in dan tap-out, sehingga tidak perlu mengantre tiket fisik di loket.

Fasilitas Stasiun: Stasiun Probolinggo telah berbenah dengan menyediakan ruang tunggu yang nyaman, mushola, toilet bersih gratis, serta akses ramah disabilitas.

Keseruan Naik Commuter Line ke Probolinggo
Wisata Tanpa Macet: Anda bisa bepergian dari Surabaya ke Probolinggo (dan sebaliknya) untuk berwisata atau pulang kampung tanpa perlu pusing memikirkan kemacetan di jalan raya.

Pemandangan Jalur Timur: Perjalanan melewati area pesisir dan persawahan Jawa Timur memberikan pemandangan yang menyegarkan mata sepanjang jalur Pasuruan hingga Probolinggo.

Konektivitas Strategis: Sesampainya di Probolinggo, Anda hanya selangkah lebih dekat menuju destinasi ikonik seperti Gunung Bromo atau mencicipi kuliner khas mangga dan angin Gending.

Rencana pengoperasian ini dipastikan setelah adanya audiensi antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) pada awal Januari 2026. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *