MALANG, BERITAKATA.id – PLN UP3 Malang resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center yang berlokasi di kantor PLN UP3 Malang pada Kamis (22/1/2026). Fasilitas ini menjadi pusat pengisian daya kendaraan listrik dengan jumlah nozzle terbanyak di Kota Malang guna mendukung ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) dan program transisi energi pemerintah.
Manajer PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, mengatakan bahwa pembangunan SPKLU Center ini merupakan langkah nyata PLN dalam menyukseskan peralihan dari energi fosil ke energi terbarukan di sisi hilir.
“Kami dari PLN Malang menyambut luar biasa. Kami dalam hal ini salah satunya adalah menyukseskan program pemerintah untuk transisi energi, dari energi fosil menjadi energi terbarukan. Salah satunya yang kami perbarui dari sisi hilir ketika masyarakat berkenan untuk beralih dari mobil internal combustion menjadi mobil listrik,” ujar Agung saat ditemui di lokasi peresmian pada Kamis (22/1/2026).
SPKLU Center ini dilengkapi dengan infrastruktur pengisian daya cepat. Tercatat ada 11 gun atau nozzle pengisian yang tersedia untuk melayani masyarakat.
“Di Malang ini sudah diresmikan SPKLU Center Malang, yang dalam hal ini ada 11 gun atau 11 nozzle yang terdiri dari 4 mesin dengan kapasitas 180 kW serta juga 1 mesin 60 kW dengan 3 nozzle,” papar Agung secara rinci.
Kehadiran fasilitas ini diproyeksikan menjadi solusi bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Malang, terutama saat masa libur panjang seperti Idulfitri dan akhir tahun. Berdasarkan data PLN, saat ini terdapat 56 titik SPKLU yang tersebar di wilayah Malang Raya untuk melayani pengguna EV.
“Setiap hari itu kami di 56 lokasi rata-rata ada 800 transaksi tersebar di Malang Raya. Di SPKLU Center Malang sendiri, sebelum diresmikan pun kami rata-rata menerima sekitar 25 sampai 40 mobil yang mengecas dari pagi sampai malam,” tambahnya.
Selain menyediakan tempat pengisian daya, PLN tengah membangun fasilitas pendukung berupa EV Lounge. Fasilitas ini akan dilengkapi dengan ruang tunggu yang nyaman, toilet, dan musala agar pengguna dapat beristirahat saat proses pengisian daya berlangsung.
Lokasinya yang strategis juga memungkinkan pengguna untuk berjalan-jalan ke kawasan Kayutangan Heritage. Di luar fasilitas umum, PLN memberikan dukungan bagi pemilik kendaraan listrik pribadi melalui layanan home charging dengan daya 7.700 Watt hingga 10.600 Watt.
“Masyarakat bisa lebih nyaman dalam menggunakan mobil listrik. Selain itu, PLN juga siap men-support dengan namanya home charging bagi masyarakat yang memiliki mobil listrik. Itu akan dilayani dengan diskon sampai dengan Juni 2026 ini,” jelas Agung.
Wakil II Ketua DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, memberikan apresiasi atas peresmian SPKLU Center ini. Menurutnya, penyediaan infrastruktur pengisian daya yang masif akan mempermudah pemerintah dalam melakukan transisi kendaraan operasional ke basis listrik.
“Kami di DPRD mendukung upaya untuk meminimalkan emisi karbon sehingga lingkungan kotanya juga bisa semakin baik. Kami juga secara bertahap mungkin juga bisa jadi penggunaan kendaraan operasional di pemerintahan, baik di DPRD pun, juga bisa menggunakan kendaraan yang sudah berbasis EV,” kata Trio Agus. ig/nn












