Lebih Murah dari Bakso, Segini Harga Tiket Commuter Line Probolinggo ke Surabaya

Pertemuan KCI dengan Wali Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) berencana mengoperasikan Commuter Line Supaspro (Surabaya-Pasuruan-Probolinggo) yang menghubungkan Surabaya–Pasuruan–Probolinggo paling lambat pada 1 Maret 2026. Harga tiket ya murah banget, lebih murah dari bakso yang saat ini di atas Rp 10.000.

Kepastian operasional ini muncul usai jajaran direksi PT KCI bertemu dengan Pemerintah Kota Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menyatakan kesiapan infrastruktur kota untuk menyambut moda transportasi massal ini. Menurutnya, rute baru ini sejalan dengan program pembangunan kota sebagai penyangga pelabuhan, transit, dan pariwisata.

“Kami sudah sangat siap menerima kereta commuter di Kota Probolinggo. Pembahasan ini sudah dilakukan sejak enam bulan lalu bersama DAOPS 9 Jember dan kementerian terkait,” ujar Aminuddin, kemarin.

Untuk tahap awal, PT KCI menyiapkan dua jadwal keberangkatan (frekuensi) pulang-pergi (PP) yang menghubungkan Probolinggo dan Surabaya.

Pagi hari (Probolinggo – Surabaya), berangkat pukul 04.10 WIB dan tiba di Surabaya sekitar pukul 06.45 WIB. Malam hari (Surabaya – Probolinggo), brangkat dari Surabaya pukul 18.10 WIB dan tiba di Probolinggo pukul 20.57 WIB.

Pemberangkatan Kedua (Probolinggo – Surabaya), berangkat pukul 21.22 WIB dan tiba di Surabaya pukul 23.36 WIB.

President Director PT KCI, Mochamad Purnomosidi, menjelaskan tarif yang diusulkan bersifat ekonomis karena mendapatkan subsidi.

Jarak di bawah 85 km: Rp 6.500 per perjalanan. Jarak di atas 85 km: Rp 8.000 per perjalanan (tarif maksimal untuk rute penuh). Artinya, tarif Surabaya-Probolinggo atau Probolinggo-Surabaya Rp 8.000.

Purnomosidi menegaskan bahwa penetapan tarif ini masih menunggu persetujuan resmi dari Kementerian Perhubungan. Adapun sistem pembelian tiket akan dilakukan sepenuhnya secara daring.

“Untuk tiket hanya bisa dipesan secara online melalui aplikasi Access by KAI,” kata Purnomosidi.

PT KCI membuka peluang untuk menambah rangkaian kereta khusus rute Probolinggo-Surabaya jika permintaan penumpang (demand) terus meningkat setelah resmi beroperasi nanti.

Beriringan dengan rencana pengoperasian Commuter Line SUPASPRO, Pemerintah Kota Probolinggo tengah mematangkan langkah strategis untuk menangkap potensi ekonomi dari kedatangan wisatawan.

Revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo dilakukan agar menjadi ikon destinasi utama yang letaknya sangat strategis (dekat dengan stasiun). Hal ini bertujuan agar wisatawan yang turun dari kereta commuter memiliki tujuan wisata yang representatif dan nyaman di jantung kota.

Presiden Direktur PT KCI, Mochamad Purnomosidi, menyatakan sinergi ini akan mendukung visi kota dalam mempercantik diri. Penataan ruang publik ini diharapkan menciptakan kenyamanan bagi para komuter maupun turis mancanegara yang kerap menjadikan Probolinggo sebagai daerah transit menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Wali Kota Aminuddin berharap integrasi transportasi murah dengan penataan kota yang menarik akan mendorong sektor UMKM di sekitar pusat kota dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *