MALANG, BERITAKATA.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang memastikan seluruh murid baru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) akan menerima bantuan seragam gratis pada tahun ajaran baru. Bantuan tersebut akan diserahkan dalam wujud kain, bukan pakaian jadi.
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana menjelaskan, bahwa program ini merupakan realisasi dari anggaran yang dicanangkan setelah pelantikan Wali Kota Malang.
“Siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP negeri akan kami beri seragam gratis. Wujudnya adalah kain,” kata Suwarjana, pada Rabu (25/6/2025).
Setiap siswa akan menerima satu setel kain Pramuka dan satu setel kain seragam nasional—merah-putih untuk siswa SD dan putih-biru untuk siswa SMP. Selain itu, bantuan juga mencakup atribut sekolah seperti topi dan dasi.
Meskipun demikian, pada tahun ini bantuan tersebut belum termasuk biaya untuk menjahit. Suwarjana menjelaskan, bahwa hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu dalam penganggaran awal.
“Kenapa tidak kami berikan uang jahit? Ini adalah awal anggarannya Pak Wali (Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat). Biar semuanya merasakan dulu, baru nanti di tahun berikutnya akan kami anggarkan uang jahit,” katanya.
Program ini akan menyasar seluruh siswa baru di sekolah negeri tanpa terkecuali. Bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang bersekolah di swasta, Disdikbud tetap membuka peluang untuk mendapatkan bantuan.
“Bagaimana dengan yang di sekolah swasta? Jika memang benar-benar tidak mampu, monggo ajukan ke kami. Tetap akan kami fasilitasi,” katanya.
Perlu diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 6 miliar untuk pengadaan seragam gratis ini. Suwarjana menambahkan, bahwa proses pengadaan sedang berjalan dan meminta masyarakat untuk bersabar.
“Anggarannya Rp 6 miliar sekian. Proses pengadaan ini sedang berjalan, jadi kami mohon masyarakat bersabar,” pungkasnya. ig/nn












