Imbas Penerbangan Batal Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Bus AKAP di Terminal Arjosari Naik 20 Persen

Terminal Arjosari Malang.

MALANG, BERITAKATA.id – Pembatalan sejumlah rute penerbangan di berbagai bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau membuat masyarakat beralih ke moda transportasi darat. Terminal Tipe A Arjosari, Kota Malang, mencatat adanya peningkatan volume penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) hingga 20 persen dibandingkan hari normal.

Kepala Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati, menyampaikan bahwa peningkatan pergerakan penumpang ini mulai terpantau sejak Minggu (6/9/2026) hingga Kamis (10/9/2026). Meski ada kenaikan, ia menyebut angkanya tidak terlampau drastis karena masyarakat terbagi ke moda transportasi lain, khususnya kereta api.

“Beberapa waktu lalu ada sedikit kenaikan untuk AKAP. Tapi tidak terlalu signifikan. Kenaikannya antara 15-20 persen dari hari biasa, karena sebagian besar infonya lebih memilih kereta sebagai alternatif transportasi lanjutannya,” ujar Mega saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026).

Berdasarkan data operasional Terminal Arjosari, volume penumpang bus AKAP pada hari biasa berkisar antara 650 hingga 700 orang per hari. Sejak adanya gangguan penerbangan akhir pekan lalu, angka tersebut meningkat menjadi 850 hingga 920 penumpang per harinya.

Mega menjelaskan, peningkatan pergerakan penumpang ini didominasi oleh arus keberangkatan dari Malang menuju wilayah barat Pulau Jawa. Selain berangkat langsung dari Terminal Arjosari, sebagian penumpang juga memilih naik dari garasi (atau pool) masing-masing Perusahaan Otobus (PO).

“Peningkatan ini rata-rata untuk keberangkatan ke Jakarta dan Jawa Barat. Dan ada juga beberapa yang berangkatnya dari pool, selain yang di Arjosari,” jelasnya.

Menyikapi peningkatan keterisian kursi tersebut, pihak terminal memastikan belum ada pengerahan bus tambahan dari para PO. Perusahaan angkutan sejauh ini masih memaksimalkan armada reguler yang sudah beroperasi sesuai jadwal keberangkatan harian.

“Kalau penambahan armada sampai hari ini belum ada laporan, hanya jumlah penumpangnya yang meningkat,” pungkas Mega. (NP/ FAS)

Reporter: Nugraha Perdana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *