Tingkatkan Kelas Produk Lokal, Fasilitasi UMKM Tembus Pasar Modern

Kabid Perdagangan Mehdinsareza Wiriarsa.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) terus berkomitmen memperluas jangkauan pasar produk lokal.

Melalui program fasilitasi strategis, DKUPP kini mendorong para pelaku UMKM untuk naik kelas dengan menembus jaringan pasar modern seperti Indomaret, Alfamart, Basmalah, hingga Superindo.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan memastikan produk-produk unggulan Kabupaten Probolinggo menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Kabupaten Probolinggo, Mehdinsareza Wiriarsa, menyatakan, kendala administratif dan standarisasi yang selama ini dialami pelaku usaha akan dibantu sepenuhnya oleh dinas.

“Kami memfasilitasi UMKM mulai dari pembinaan administrasi perizinan, standarisasi kemasan, hingga peningkatan kualitas produk. Tujuannya agar produk kita layak bersaing di pasar modern, baik di Probolinggo maupun daerah sekitarnya,” ujar Reza, panggilan akrab Mehdinsareza, pada Rabu (27/1/2026).

DKUPP menerapkan sistem pendampingan Satu Pintu. Melalui sistem ini, dinas akan membantu menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan, dengan dukungan penuh dari DPMPTSP Kabupaten Probolinggo untuk urusan perizinan operasional.

Tahun ini, DKUPP menargetkan sedikitnya 100 pelaku UMKM siap difasilitasi untuk masuk ke pasar modern. Program ini tidak hanya menekankan pada kuantitas, tetapi juga konsistensi kualitas rasa dan ketahanan produk yang menjadi syarat mutlak peritel besar.

Selain masuk ke pasar modern, DKUPP juga gencar mempromosikan produk lokal melalui pusat oleh-oleh strategis, tersedia di Bentar, Rest Area Tongas, serta gerai Dekranasda di Kraksaan dan Sukapura.

Juga melalui Gerakan Bela-Beli UMKM, ajakan bagi masyarakat dan instansi untuk memprioritaskan konsumsi produk lokal hasil karya warga Kabupaten Probolinggo.

Kemudian melalui Visi Ekspor, persiapan standarisasi bagi UMKM potensial untuk merambah pasar internasional.

Kebijakan penyediaan rak khusus produk UMKM di setiap outlet pasar modern diharapkan mampu mendongkrak omzet pelaku usaha secara signifikan.

“Intinya, kami ingin UMKM naik kelas, ekonomi daerah meningkat, dan kesejahteraan masyarakat semakin nyata,” tambah Reza.

Bagi pelaku UMKM yang ingin berkonsultasi mengenai standarisasi produk dan akses pasar modern, dapat langsung mengunjungi kantor DKUPP Kabupaten Probolinggo untuk mendapatkan bimbingan lebih lanjut. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *