PROBOLINGGO, BERITAKATA.id — Ratusan warga memadati Pantai Bohay, Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (23/8/2026). Mereka mengikuti Lomba Rakyat yang digelar DPC Partai Demokrat Kabupaten Probolinggo untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Lomba yang berlangsung sejak pagi itu mempertandingkan tarik tambang, balap kelereng, balap karung, makan kerupuk, hingga memasukkan paku ke dalam botol. Panitia menyiapkan total hadiah Rp20 juta berupa uang tunai, batik, kulkas, blender, dan kipas angin.
Kegiatan di Kabupaten Probolinggo merupakan bagian dari Lomba Rakyat serentak yang digelar Partai Demokrat di seluruh Jawa Timur dan sejumlah daerah di Indonesia.
Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Probolinggo dr Agung Mulyono mengatakan, kegiatan serentak itu sengaja digelar untuk mendekatkan partai dengan masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dicatat Museum Rekor Indonesia.
“Lomba rakyat ini digelar serentak se-Jawa Timur, bahkan se-Indonesia. Semoga kegiatan ini nantinya bisa mendapatkan rekor MURI,” ujar Agung di lokasi.
Dalam kegiatan itu, ratusan warga secara serentak meneriakkan apresiasi kepada Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak, dan Agung sendiri.
Agung menyebut lomba ini bukan sekadar hiburan. Menurut dia, momentum HUT RI dipakai kader untuk menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat.
“Ini adalah bentuk apresiasi dan terima kasih kepada Pak SBY yang sudah membesarkan Partai Demokrat. Beliau juga sudah menorehkan perjuangan di negeri ini selama 10 tahun dengan berbagai capaian, termasuk dalam bidang ekonomi,” katanya.
Agung juga menyinggung peran AHY dalam menjaga soliditas partai dan mendorong kader turun langsung ke masyarakat.
“Kader Demokrat harus hadir dan memberikan solusi kepada rakyat. Jangan hanya berbicara, tetapi harus mampu menunjukkan keberpihakan melalui tindakan nyata,” tegas Agung yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim.
Di akhir sambutannya, Agung mengimbau kader dan simpatisan bijak bermedia sosial agar tidak memicu perpecahan.
“Kita harus bijak dalam bermedia sosial. Mari kita gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bendahara Demokrat Jatim ini. ig/fa












