Gerakan Sekolah Berbagi, Disdikbud Bagikan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Kota Probolinggo

Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin menyerahkan paket yang berisikan sembako kepada masyarakat di sekitar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo didampingi kepala Disdikbud dan Bunda PAUD Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo menggelar kegiatan Gerakan Sekolah Berbagi yang bertujuan untuk menumbuhkan karakter mulia pada peserta didik, Jumat (21/3/2025).

Kegiatan ini digelar secara serentak di Kota Probolinggo, melibatkan 223 satuan pendidikan yang terdiri dari 109 TK, 86 SD, dan 28 SMP, serta seluruh pegawai ASN di lingkungan satuan pendidikan dan Disdikbud Kota Probolinggo.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Siti Romlah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang peduli, penuh cinta kasih, dan terhindar dari tindakan perundungan serta kekerasan di lingkungan pendidikan.

“Gerakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan solidaritas sesama insan di masyarakat. Kami melibatkan seluruh masyarakat sekitar satuan pendidikan dan Disdikbud,” ujarnya.

Wali Kota Probolinggo didampingi Bunda PAUD Kota Probolinggo dan Kepala Disdikbud Kota Probolinggo melakukan foto bersama dengan donatur dan penerima paket Gerakan Sekolah Berbagi.

Gerakan Sekolah Berbagi kali ini berhasil mengumpulkan 38.318 paket sembako, jauh melampaui target awal yang hanya 3.000 paket.

Sumbangan tersebut berasal dari ASN di lingkungan satuan pendidikan, donatur pengusaha, dan pelaku usaha. Paket-paket tersebut dibagikan secara serentak pada hari ini, mulai pukul 07.30 WIB hingga sore hari, kepada masyarakat Kota Probolinggo.

Adapun rincian pembagian paket adalah, jenjang TK 12.416 paket, jenjang SD 19.200 paket dan jenjang SMP 6.702 paket.

Totalnya, ada 38.318 paket yang dibagikan kepada 38.000 warga Kota Probolinggo, termasuk non-ASN di lingkungan satuan pendidikan, guru, peserta didik, wali murid, dan masyarakat sekitar satuan pendidikan serta Disdikbud.

Kepala Disdikbud Kota Probolinggo menyerahkan paket bantuan kepada perwakilan penyandang disabilitas.

Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin turut hadir membuka acara Gerakan Sekolah Berbagi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini.

“Kita akan merasakan tebaran kebaikan ini. Gerakan ini akan kami teruskan dalam bentuk lain dengan melibatkan stakeholder terkait, OPD, dan semua komponen masyarakat Kota Probolinggo,” ujar Aminuddin.

Ia juga menekankan pentingnya gerakan berbagi dalam membentuk karakter bangsa dan mengentaskan kemiskinan.

“Kemiskinan di Kota Probolinggo masih berada di angka 6%. Ini harus kita tuntaskan bersama. Gerakan berbagi seperti ini adalah salah satu upaya untuk mengentaskan kemiskinan dan menebar kebahagiaan,” tambahnya.

Para penerima paket Gerakan Sekolah Berbagi dari kalangan TK.

Ke depan, Pemerintah Kota Probolinggo berencana mengadakan gerakan serupa, seperti Gerakan Jumat Berkah, yang akan melibatkan semua komponen masyarakat.

“Kami akan menyiapkan media atau tempat bagi mereka yang ingin berbagi, baik seminggu sekali atau sebulan sekali. Ini akan menciptakan kebahagiaan dan kebersamaan yang membentuk karakter bangsa,” ujar Aminuddin.

Gerakan berbagi ini tidak hanya tentang berbagi materi, tetapi juga berbagi senyuman, silaturahmi, dan suasana kondusif.

“Ayo semua kita bersama berbagi untuk menumbuhkan karakter kebahagiaan di sini. Tidak harus berbagi barang, bisa berbagi keadaan kondusif, berbagi senyuman dan berbagi silaturahmi. Itu merupakan dukungan bagi kita membentuk karakter bangsa yang baik dan terpuji,” tutup Aminuddin. ig/fat/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *