PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Dalam upaya meningkatkan gizi anak-anak sekolah, PT PLN Nusantara Power (PLN NP) meluncurkan program pemberian makan bergizi gratis di SDN Sokaan II, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, pada Senin (13/1/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Pemilihan SDN Sokaan II tidak lepas dari fakta bahwa lebih dari 70 persen siswanya berasal dari keluarga kurang mampu, serta wilayah tersebut termasuk dalam kategori daerah dengan tingkat stunting yang tinggi.
Sebanyak 203 siswa akan menerima makanan bergizi secara gratis setiap hari selama dua bulan. Menu makanan yang disiapkan akan bervariasi setiap harinya, sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan oleh pemerintah.
“Kami mengutamakan penyediaan makanan dengan kandungan gizi yang sesuai. Ini telah dikoordinasikan dengan dinas terkait, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan PMD, agar program ini berjalan sesuai dengan standar yang ditentukan,” kata Asisten Manajer Umum dan CSR PT PLN Nusantara Power, Martinus Tega Ardhi Pramartha.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo, Bambang Heriwahjudi, menekankan bahwa program ini merupakan inisiatif penting dalam mendukung kesehatan generasi muda.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar. PLN NP menunjukkan kepeduliannya terhadap peningkatan gizi, yang merupakan salah satu fokus program Presiden,” ujar Heriwahjudi.
Pemkab Probolinggo juga terlibat dalam pendampingan pelaksanaan program ini, termasuk pemantauan keamanan makanan, pengelolaan sampah, dan evaluasi hasil program.
Wahjudi menambahkan, evaluasi program ini akan menjadi dasar bagi persiapan pelaksanaan program nasional di masa mendatang.
Dengan jadwal pemberian makanan yang selesai maksimal pukul 10.00 setiap hari, program ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan gizi siswa, tetapi juga untuk menurunkan angka stunting di wilayah Probolinggo.
Hasil evaluasi selama dua bulan ke depan akan menjadi tolok ukur efektivitas program ini dalam mendukung visi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. ig/fa












