Bangganya Siswa SD Bawakan Tari Glipang di Hadapan Kepala Disdikdaya Dwijoko, Sempat Gugup dan Disemangati Saat Cium Tangan

Penampilan Tari Glipang oleh siswa SDN Kebonagung I Kraksaan di hadapan Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Enam penari muda dari SDN Kebonagung I Kraksaan, tepatnya Rima, Aini, Sava, Umi, Rosi, dan Iyus, baru saja mencuri perhatian dengan penampilan mereka yang memukau.

Mereka berkesempatan menari Tari Glipang di hadapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi, dalam acara Dialog Integrasi dan Sinergi Anti Korupsi di Lingkungan Pendidikan, yang diselenggarakan Beritakata pada Kamis (5/12/2024) di Pareho II, Paiton.

“Aku merasa senang dan bangga bisa menari Glipang di hadapan Bapak Kepala Dinas. Aku dan teman-teman sempat gugup karena ini adalah pengalaman pertama kami,” ungkap Aini, siswa kelas IV yang berusia 10 tahun.

Meskipun rasa gugup menyelimuti, semangat mereka tak surut. Dalam waktu tiga pekan sebelum penampilan, Aini dan timnya meningkatkan intensitas latihan Tari Glipang secara rutin setiap Sabtu.

Setelah menyelesaikan penampilan, Aini merasa lega dan puas. “Sekarang sudah lega. Kami sudah tampil di hadapan Pak Kepala Dinas Pendidikan,” katanya dengan senyum lebar.

Siswa SDN Kebonagung I Kraksaan latihan maraton tiga pekan untuk tampil di dalam kegiatan Implementasi Pendidikan Anti Korupsi.

Tak hanya di hadapan Dwijoko Nurjayadi, penari cilik ini juga memukau tamu terhormat lainnya di acara tersebut, termasuk Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Probolinggo, Hari Tjahjono, Kanit Tipikor Polres Probolinggo Aipda Wahyudi Harianto, Kasubagbin Kejari Febrian Dirgantara, dan ratusan Keluarga besar Disdikdaya.

Penampilan mereka merupakan langkah penting bagi anak-anak ini, yang sebelumnya belum pernah tampil dalam acara resmi di luar sekolah.

Sri Haryati, guru mereka, menekankan betapa pentingnya pengalaman ini bagi para siswa. “Ini merupakan pengalaman baru bagi anak-anak. Mereka merasa terhormat bisa tampil di hadapan Kepala Dinas dan pejabat lainnya. Ini adalah langkah awal yang bagus bagi mereka,” ujarnya.

Tidak hanya itu, para penari junior ini memiliki impian yang lebih besar. Mereka bercanda, berharap bisa tampil di depan Bupati, Gubernur, atau bahkan Presiden. Semangat baru mulai muncul, dan Sri berharap agar mereka serius dalam latihan dan belajar. “Jika kamu ingin cita-citamu tercapai, belajar lah dari pengalaman,” pesan Sri.

Sebelum tampil, kata Sri, Kepala Dinas Pendidikan Dwijoko memberi semangat kepada anak-anak tersebut saat bersalaman dan mencium tangan.

“Tari kalian harus bagus, lho, yang patah-patah gitu ya, begitu pesan semangat Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kepada anak-anak,” pungkas Sri. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *