PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo mengambil langkah konkret dalam menciptakan generasi bebas korupsi melalui dialog bertema Integrasi dan Sinergi Anti Korupsi di Lingkungan Pendidikan, Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Paiton Resort Hotel II, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (5/12/2024).
Acara ini melibatkan 48 perwakilan sektor pendidikan, termasuk pengawas SMP, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan, MKKS SMP Negeri, dan koordinator SMP Swasta.

Dialog ini dibuka oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Probolinggo, Hary Tjahjono, yang mewakili Pj. Sekda Heri Sulistyanto.
“Kegiatan ini selaras dengan upaya menciptakan generasi berkualitas. Harapannya, pendidikan antikorupsi dapat diterapkan di seluruh sektor, sehingga Kabupaten Probolinggo bisa menjadi daerah yang lebih sejahtera dan bebas korupsi,” tutur Hary dalam arahannya.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi, menjelaskan bahwa pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam pencegahan korupsi.
“Kami memulainya dari pembiasaan ibadah dan pembentukan karakter jujur, disiplin, serta bertanggung jawab. Salah satu contohnya adalah melalui program kantin kejujuran, di mana siswa dilatih untuk bertindak jujur dalam hal kecil seperti mengambil kembalian,” jelasnya.

Penerapan pendidikan karakter ini juga mencakup latihan tanggung jawab melalui aktivitas sederhana seperti menata sepatu.
Menurut Dwijoko, pembiasaan ini akan menjadi fondasi kuat untuk membangun generasi muda yang berintegritas.
“Perubahan tidak terjadi seketika, tetapi kami yakin pendidikan karakter akan berdampak besar dalam jangka panjang, menciptakan generasi masa depan yang menjunjung kejujuran dan integritas,” pungkas Dwijoko.

Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang membawa perubahan signifikan, menjadikan pendidikan sebagai ujung tombak dalam mewujudkan masyarakat bebas korupsi.
Sebagai bagian dari dialog, narasumber Kasubagbin Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Dr. Febrian Dirgantara, dan Kanit Tipikor Polres Probolinggo, Ipda Wahyudi Harianto, memberikan wawasan tentang pentingnya pencegahan korupsi sejak usia dini.
Kedua narasumber ini dengan sangat baik memaparkan langkah pencegahan dan penanganan korupsi. Mereka berdua sepakat bahwa pendidikan anti korupsi dimulai sejak dini dan urgen dilakukan. hul/afa












