Bawaslu Kota Probolinggo Identifikasi Potensi Kerawanan dari 328 TPS

Anggota Bawaslu Kota Probolinggo Putut Gunawarman (tengah) mamaparkan potensi kerawanan di TPS jelang Pilkada Kota Probolinggo tahun 2024.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Anggota Bawaslu Kota Probolinggo, Putut Gunawarman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan identifikasi terhadap potensi tempat pemungutan suara (TPS) yang dianggap rawan menjelang pemilu mendatang.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari total 328 TPS yang akan didirikan nanti, telah dipetakan menjadi 26 indikator kerawanan.

Menurut Putut, kondisi kerawanan yang teridentifikasi di Kota Probolinggo tergolong rendah. Meskipun demikian, setiap kecamatan memiliki potensi kerawanan masing-masing. “Yang penting adalah adanya antisipasi. Ini bukanlah pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam sehari,” ujarnya dalam press release di kantor Bawaslu setempat, Rabu (20/11/2024).

Lebih lanjut, Putut menekankan pentingnya tindakan preventif untuk mengurangi potensi kerawanan di setiap TPS. Selain itu, ia juga menyoroti masalah kampanye hitam di media sosial yang menjadi perhatian serius.

Dalam hal ini, Putut menyatakan bahwa tindakan tersebut dapat dikenakan UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) dan bukan lagi melalui UU Pemilu.

Dengan adanya langkah-langkah ini, Bawaslu Kota Probolinggo berharap dapat menciptakan suasana pemilu yang aman dan kondusif bagi masyarakat. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *