PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Pemerintah Kota Probolinggo, Jawa Timur, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyelenggarakan Kegiatan Apresiasi Seni Budaya 2024 yang berlangsung di Gedung Kesenian Kota Probolinggo selama tiga hari, terhitung dari Jumat-Minggu (1-3/11/ 2024).
Acara ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal serta mendukung kreativitas para seniman di Kota Probolinggo.
Ada 12 kelompok seni di Kota Probolinggo yang terdiri dari 500 lebih peserta didik turut berkontribusi dalam kegiatan ini. Menampilkan 50 penampilan yang beranekaragam, mulai dari Jaran Bodhag, musik Probolinggoan, seni tari, seni Reog, seni teater, seni ludruk, seni pecutan dan pameran seni rupa.
Kelompok seni dan sanggar dari berbagai penjuru Kota Probolinggo bergantian tampil. Dari tari tradisional hingga pertunjukan musik lokal, setiap penampilan membawa pesan yang dalam tentang nilai-nilai budaya dan sejarah yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Suasana di Gedung Kesenian Kota Probolinggo terasa begitu meriah pada malam itu. Masyarakat dari berbagai kalangan berkumpul untuk menyaksikan Kegiatan Apresiasi Seni Budaya 2024, sebuah perayaan budaya yang mengangkat kreativitas dan kekayaan tradisi lokal.
Di panggung utama, sekelompok penari muda tampil dengan pakaian tradisional yang berwarna-warni.
Gerakan mereka lemah gemulai, mengikuti alunan musik yang menghanyutkan. Ratusan penonton yang memenuhi ruangan tampak terpesona, tepuk tangan riuh terdengar di setiap pergantian tarian.

Para penonton dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua, duduk dengan antusias di tribun. Beberapa mengambil foto dan merekam video dengan ponsel untuk mengabadikan momen ini.
Saat malam mulai menjelang, acara terus berlanjut dengan penampilan yang tak kalah menarik. Suasana semakin hangat, dan sorak-sorai penonton memenuhi Gedung Kesenian. Kegiatan Apresiasi Seni 2024 ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Siti Romlah menyampaikan, acara ini menjadi wadah bagi para seniman, sanggar seni, dan masyarakat Probolinggo untuk mengekspresikan bakat mereka.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pusat kreativitas yang produktif dan membentuk karakter anak-anak muda yang kreatif dan berdaya saing.”
Kegiatan ini mengangkat tema “Apresiasi Seni Budaya, Pusat Kreativitas Anak yang Kreatif, Berkarakter, dan Berdaya Saing untuk Pemajuan Kebudayaan Kota Probolinggo” yang sejalan dengan upaya pelestarian budaya dan tradisi lokal.
Kegiatan Apresiasi Seni 2024 memiliki beberapa tujuan, di antaranya, pertama, mendorong perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan objek budaya tradisional di Kota Probolinggo.
Kedua, memberikan apresiasi kepada kelompok seni yang aktif sebagai pusat kreativitas anak-anak Probolinggo.
“Terakhir, meningkatkan kualitas dan daya saing para seniman untuk menjadikan karya mereka sebagai ikon dalam berbagai ajang promosi daerah,” jelas Romlah.
Kegiatan yang bersifat edukatif, apresiatif, dan promotif ini diselenggarakan setiap hari mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.

Berbagai kelompok seni, mulai dari pelaku seni perorangan hingga sanggar seni, ikut serta dalam rangkaian acara ini.
Romlah menegaskan pentingnya menjaga seni budaya sebagai warisan bangsa, terutama di kalangan generasi muda.
“Seni budaya adalah identitas bangsa yang wajib dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda,” ujarnya.
tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa bangga akan budaya lokal.
Pihaknya ingin memberikan apresiasi kepada kelompok seni yang selama ini mereka luar iasa sudah mengembangkan dan melestarikan seni budaya di Kota Probolinggo.
“Saya harap mereka bisa menampilkan karya terbaik mereka. Wadah positif ini juga dimaksudkan untuk anak-anak di Kota Probolinggo. Selain untuk mencintai dan ikut melestarikan seni budaya di Kota Probolinggo, dari pada cangkrukan yang kurang positif,” tutup Romlah. ig/fa












