Program Makan Bergizi Pelajar, DPRD Kota Batu Masih Pertimbangkan Anggaran

Beberapa pelajar menikmati paket makan bergizi di SDN Torongrejo 3, Kota Batu, Jawa Timur.

BATU, BERITAKATA.id – DPRD Kota Batu masih mempertimbangkan anggaran untuk melaksanakan program makan bergizi bagi pelajar. Hal itu disampaikan oleh Wakil I Ketua DPRD Kota Batu, Punjul Santoso pada Selasa (29/10/2024).

Punjul menyampaikan, penganggaran program tersebut pada tahun 2025 mendatang perlu adanya koordinasi antara Pemkot Batu dengan DPRD Kota Batu.

“Menunggu pembahasan antara timgar dan banggar dulu. Nanti eksekutif bagaimana progresnya, seberapa besar anggaran yang akan dipergunakan untuk itu,” kata Punjul, Selasa (29/10/2024).

Pertimbangan besaran kebutuhan anggaran perlu menyesuaikan dengan kepentingan belanja daerah lainnya. Dia belum tahu apakah program makan bergizi ini bisa dianggarkan langsung selama satu tahun atau setengah tahun.

“Kita melihat dana DAU kita berapa, dari pusat berapa, untuk kepentingan pegawai maupun pembangunan yang lain berapa, kalau ini harus sinergi dari pusat sampai daerah ya nanti akan kita bicarakan akan dianggarkan 6 bulan dulu atau langsung satu tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan uji coba pemberian paket makanan bergizi di SDN Torongrejo 3 pada Senin (28/10/2024). Para pelajar juga dari SDN Torongrejo 1 dan SDN Torongrejo 2.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengatakan, pihaknya mendukung program turunan dari pemerintah pusat ini. Namun, Pemkot Batu perlu menyiapkan regulasi, infrastruktur dan lainnya untuk menjalankan program tersebut secara resmi pada tahun 2025.

“Maka oleh sebab itu mudah-mudahan dari uji coba nanti ini kita sudah lebih matang untuk mempersiapkan diri. Karena membutuhkan berbagai pihak yang saling membantu di dalam proses ini,” kata Aries, Senin (28/10/2024).

Dia menyampaikan, uji coba ini tidak hanya dilakukan sekali saja, dan masih dijadwalkan untuk kedepannya di sekolah yang berada di desa/ kelurahan lainnya. Aries berharap, uji coba yang dilakukan bisa sesuai arahan pemerintah pusat.

Aries juga belum bisa membeberkan kebutuhan anggaran makanan bergizi untuk pelajar di Kota Batu pada tahun 2025.

“Tentunya berharap bahwa nanti uji coba ini nanti bisa kita laksanakan sesuai dengan amanah pemerintah pusat yang akan dimulai tahun 2025,” katanya.

Namun, apabila nantinya terdapat kendala dalam kegiatan uji coba ini maka pihaknya setidaknya sudah mengetahui prosesnya. Hasil uji coba yang akan dilakukan menjadi evaluasinya dan apabila terdapat kendala maka akan diperbaiki.

“Kalau pun nanti ada kendala-kendala, kita sudah tahu prosesnya. Apa kendalanya, apa prosesnya, apakah ada keterlambatan di dalam distribusinya, apakah ada hambatan terkait dengan gizinya, segala macam,” ungkapnya.

Selain itu, keterlibatan Dinas Kesehatan Kota Batu dinilai penting dalam memonitoring pelaksanaan uji coba. Hal ini seperti bagaimana memilih makanan dengan gizi yang sesuai sehingga dapat memenuhi persyaratan yang diinginkan.

“Jadi proteinnya dan segala macam, apakah sudah memenuhi persyaratan yang diinginkan,” katanya.

Menurutnya, tidak mungkin bagi pemerintah daerah dapat berjalan sendiri tanpa ada dukungan dari semua pihak yang ada di dalamnya.

“Alhamdulillah semua pihak bergabung di dalamnya, saya termasuk pemerintah daerah sangat terbantu dengan kehadiran Pak Kapolres, Pak Dandim yang selama ini sangat luar biasa mendukung kami,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *