PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Kabupaten Probolinggo bersiap menyambut kehadiran kampus Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) yang akan menjadi wadah baru bagi generasi muda untuk menimba ilmu. Peresmian awal pembangunan gedung PTNU ini ditandai dengan peletakan batu pertama di Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih, bertepatan dengan perayaan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 yang dihadiri ribuan warga Nahdliyin dan para tokoh penting daerah.
Peletakan batu pertama tersebut dilakukan oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto, yang hadir bersama Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, Hary Tjahjono, serta pejabat lainnya seperti Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Samsur, Rais Syuriyah PCNU KH Muharror Aziz, dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kiai Abdul Hamid.
Dalam sambutannya yang dibacakan Hary Tjahjono, Pj Bupati Probolinggo, H. Ugas Irwanto, berharap momentum HSN 2024 ini bukan hanya sebagai peringatan sejarah perjuangan santri tetapi juga untuk merajut komitmen masa depan bangsa melalui pendidikan.
“Saya mengajak agar menjadikan momentum peringatan HSN tahun 2024 ini sebagai sarana memperkuat komitmen dalam merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa,” ujarnya.
Pembangunan Gedung PTNU ini berdiri di atas lahan seluas 2.400 meter persegi yang letaknya strategis, dekat dengan gerbang tol Probolinggo Barat. Lahan tersebut diperoleh melalui upaya mandiri PCNU Kabupaten Probolinggo dan menjadi bukti komitmen PCNU dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di wilayah berpenduduk lebih dari satu juta jiwa ini.
Kiai Abdul Hamid, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, menjelaskan bahwa pendirian PTNU merupakan salah satu langkah besar yang diharapkan dapat terus didukung oleh semua pihak.
“Kami titip lahan ini, karena masa jabatan kami di PCNU Kabupaten Probolinggo akan berakhir Agustus 2025. Tidak mungkin kami menyelesaikan pembangunan Perguruan Tinggi NU dalam waktu kurang dari setahun. Mohon doa restu dan dukungan agar pembangunan Gedung Perguruan Tinggi NU ini berjalan lancar,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Probolinggo turut mendukung proyek ini dan berencana memberikan hibah sesuai kemampuan APBD. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan dan memastikan PTNU segera dapat beroperasi demi memberikan akses pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya.
Dengan adanya PTNU di Kabupaten Probolinggo, masyarakat optimis bahwa pembangunan ini akan menjadi sarana pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan turut serta dalam menciptakan generasi yang mampu bersaing secara global sekaligus membawa nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. ig/fat












