PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – SDN Kebonagung 1 menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang penuh semangat untuk menyambut siswa baru tahun ajaran 2024/2025. Senin (15/7/2024).
Wali kelas 1, Sri Hayati, mengungkapkan bahwa persiapan untuk kegiatan MPLS ini telah dilakukan secara matang melalui kerja sama seluruh warga sekolah.
"Saat murid libur, guru tetap masuk untuk merencanakan tahun ajaran baru," jelasnya.
Pada hari pertama MPLS, berbagai agenda telah disusun untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan dan mendidik bagi siswa baru.
"Ada beberapa agenda kegiatan yang dikemas dalam MPLS untuk fase B dan C minimal tiga hari, sedangkan untuk fase A selama dua pekan. Fase A difokuskan pada enam fondasi penting yang perlu ditanamkan dari PAUD ke SD, seperti agama dan budi pekerti, rasa syukur kepada Tuhan YME, kematangan emosi, keterampilan sosial dan bahasa, pemaknaan terhadap belajar, keterampilan motorik kasar, serta kemampuan kognitif literasi dan numerasi," tambah Sri.
Respon siswa baru terhadap kegiatan MPLS hari pertama sangat positif. Mereka sangat antusias mengikuti setiap kegiatan yang disajikan dengan cara menarik oleh para guru.
"Dengan tampilan guru yang menggunakan asesoris, tidak ada yang takut ataupun menangis. Bahkan, ada peserta didik yang memilih ikon karakter tertawa dan menyebut guru sebagai 'mimi peri' karena terlihat lucu," katanya.
Sosok Mimi Peri mencuri perhatian siswa baru
Tentu saja, ada tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan MPLS hari pertama ini.
"Membuat mereka terkesan saat pertemuan pertama itu hal yang tidak mudah. Namun, kolaborasi dalam tim termasuk dengan komite sekolah terus kita lakukan," ungkapnya.
Selama kegiatan MPLS berlangsung, semua guru berperan aktif dan saling mengisi untuk kemajuan SDN Kebonagung 1.
Pada hari pertama, nilai-nilai penting yang ingin disampaikan kepada siswa baru antara lain meningkatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangsa, mengenal warga sekolah, serta menumbuhkan rasa kerjasama dan bersosialisasi dengan teman baru.
Sesi perkenalan antara siswa baru dan guru juga diadakan dengan cara yang menarik.
"Ada sesi perkenalan semua warga sekolah yang dikemas dalam permainan puzzle. Siswa harus menyusun puzzle dan kemudian menemui guru yang tertera dalam foto untuk berkomunikasi minimal menanyakan nama dengan sopan," jelas Sri.
Tahun ini, ada 50 siswa baru yang mengikuti MPLS dari total 52 peserta didik. Dua siswa lainnya belum bisa hadir karena alasan keluarga. Untuk membantu siswa baru beradaptasi, berbagai kegiatan ice-breaking dan permainan, seperti menyanyikan lagu "Hari Pertama Masuk Sekolah," juga dilakukan.
"Harapan saya saat pertemuan awal ini mereka berkesan dan bahagia terlebih dahulu. Kemudian pasti mereka akan sayang dan cinta pada SDN Kebonagung 1. MPLS ini adalah salah satu cara guru untuk mengetahui karakteristik peserta didik baru serta ajang kerjasama dengan orang tua sebagai partner guru," harapnya. Ig/fat












