PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Kepolisian mengajak masyarakat Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, untuk datang berbondong-bondong menggunakan hak suaranya pada pemilu 2024 pada Rabu (14/2/2024).
Puluhan anggota disebar ke pasar dan tempat umum mengajak masyarakat untuk mencoblos dalam Pemilu.
Para anggota juga turun ke pemukiman warga mengajak agar tidak golput, dan memilih pemimpin terbaik.
Tak hanya itu, polisi menyiapkan voucher belanja gratis.
Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana mengatakan, dalam memeriahkan pesta demokrasi ini, Polres Probolinggo membagikan 300 voucher belanja kepada 300 orang pertama yang usai melakukan pencoblosan.
"Kami siapkan voucher belanja gratis bagi warga yang nyoblos," kata Wisnu di Mapolres Probolinggo, Selasa (13/2/2024).
Caranya dengan menunjukkan foto jarinya di depan TPS dan kemudian mempostingnya di media sosial dan hastag akun instagram @polres_probolinggo disertai hastag #PolresProbolinggoPemiluDamai2024.
"Voucher ini akan diberikan kepada 300 orang pertama yang sudah menggunakan hak pilihnya dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku. Nantinya pengumuman pemenang diumumkan di Instagram Polres Probolinggo dan pemenang dapat mengambil hadiah di Polsek terdekat," jelas Wisnu.
Wisnu menambahkan, berbagai langkah dilakukan oleh Polres Probolinggo sebagai upaya turut serta mensukseskan Pemilu 2024 yang damai dan kondusif.
Dari sejak awal tahapan Pemilu 2024 dimulai, Polres Probolinggo bersinergi dengan Kodim 0820 Probolinggo dan stakeholder yang ada juga telah mempersiapkan strategi pengamanan sebagai jaminan terselenggaranya Pemilu yang aman dan damai.
"Bukan hanya itu, kegiatan cooling system juga terus dilakukan demi terwujudnya suasana sejuk di tengah situasi Politik yang ada di wilayah hukum Polres Probolinggo," ujar Wisnu.
Polres Probolinggo menghimbau Masyarakat agar bisa turut berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan serta turut mensukseskan pelaksanaan Pemilu tahun 2024.
Selain itu, Wisnu meminta kepada masyarakat agar tetap mewaspadai informasi atau berita bohong alias hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan.
"Jika ada informasi negatif agar tidak disebarluaskan namun konfirmasikan dulu kebenarannya, bisa ke instansi pemerintah maupun ke kepolisian. Kami juga sampaikan bahwa komitmen TNI-Polri di Probolinggo bersikap netral dalam pemilu," tutur Wisnu. ig/fa












