Umum  

Konsentrasi Anak Menjadi Tantangan dalam Pendidikan

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Dalam dunia pendidikan, gangguan konsentrasi pada anak usia sekolah menjadi perhatian serius. 

Dua ahli psikologi Ummil Atiqoh dan Inayah memberikan wawasan mengenai jenis konsentrasi, kriteria gangguan, dampak yang mungkin terjadi, serta solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Jenis Konsentrasi yang Perlu Diketahui

Menurut materi yang mereka sajikan, terdapat beberapa jenis konsentrasi yang perlu diperhatikan, seperti sustained attention (rentang atensi), divided attention (membagi atensi), alternating attention (memindahkan atensi), dan selective attention (memilih stimulus).

Kriteria Gangguan Konsentrasi

Gangguan konsentrasi dapat dikenali melalui beberapa kriteria, antara lain:

– Sering gagal memusatkan pada hal kecil atau membuat kesalahan ceroboh.
– Kesulitan mempertahankan perhatian saat melaksanakan tugas.
– Tidak mendengarkan saat diajak bicara.
– Sulit mengikuti petunjuk dan menyelesaikan pekerjaan sekolah.
– Sulit mengatur tugas dan kegiatan.
– Menghindar atau enggan melakukan tugas yang membutuhkan upaya mental.

Dampak Gangguan Konsentrasi

Ahli psikologi juga mengungkapkan dampak yang mungkin terjadi pada anak yang mengalami gangguan konsentrasi, seperti rendahnya kemauan belajar, penolakan terhadap kegiatan belajar, keengganan melakukan tugas, hingga sikap malas terhadap sekolah.

Cara Mengatasi Gangguan Konsentrasi

Para ahli memberikan beberapa tips yang dapat membantu mengatasi gangguan konsentrasi pada anak:

1. Meningkatkan Kematangan: Fokus pada perkembangan anak sesuai usianya, termasuk aspek sensori, motorik kasar, motorik halus, bicara, dan bahasa.
2. Pahami Gaya Belajar: Memahami gaya belajar anak, apakah visual, auditori, atau kinestetik, akan membantu dalam penyampaian materi pelajaran.
3. Suplemen Kecerdasan: Asupan nutrisi dari buah, sayur, dan asam lemak omega-3 (EPADHA dari ikan) dapat meningkatkan fungsi otak.
4. Atur Jadwal dengan Jelas: Menyusun jadwal tidur, bermain, dan makan secara teratur dapat membantu menciptakan rutinitas yang membantu konsentrasi.

Cinta sebagai Kunci Utama

Ahli psikologi menutup materi dengan menggarisbawahi pentingnya hubungan kasih sayang antara orang tua dan anak. "Cinta adalah rantai yang mengikat antara seorang anak kepada orang tuanya," ungkap mereka, menekankan peran penting cinta dalam membentuk ikatan positif dan mendukung perkembangan anak.

Dengan tips dan panduan ini, diharapkan orang tua dan pendidik dapat membantu anak-anak mengatasi gangguan konsentrasi, menciptakan lingkungan belajar yang positif, dan mendukung perkembangan mereka di masa sekolah.

Diketahui, materi ini disampaikan dalam kegiatan Workshop Parenting dengan tema Mendidik Anak dengan Hati di Dunia Digital di SDN Kebonagung I Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (21/1/2024). Acara ini, didukung oleh PT PLN Nusantara Power UP Paiton yang dihadiri oleh 50 wali murid. ig/fat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *