PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Puskesmas Lumbang, Kabupaten Probolinggo tengah berfokus untuk memberikan layanan kesehatan yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan kaum disabilitas.
Pihak puskesmas melakukan pemasangan handrail, stiker guiding, dan fasilitas ramah disabilitas untuk menciptakan lingkungan yang inklusif.
Dalam upayanya mencapai akreditasi madya menuju Paripurna, Puskesmas Lumbang memastikan bahwa seluruh petugas telah menjalani pelatihan khusus untuk memberikan pelayanan terbaik kepada kelompok rentan.
Tak hanya itu, kehadiran petugas khusus seperti Cak dan Ning Inklusi menjadi bukti nyata komitmen Puskesmas Lumbang dalam memberikan pelayanan khusus kepada mereka yang membutuhkan.
“Kami ingin merubah perilaku dari petugas kepada masyarakat, menerapkan prinsip 3S, yaitu senyum, sapa, salam. Ini sebagai langkah konkret untuk menciptakan perilaku inklusi di masyarakat,” ungkap, Kepala Puskesmas Lumbang, dr Ria Tjahtjandani, Jumat (17/11/2023).
Puskesmas Lumbang juga menciptakan inovasi dalam penanggulangan gangguan penglihatan dengan program “Matador Jaman Now.” Para kader dilibatkan dalam skrining pemeriksaan mata sederhana, termasuk skrining katarak, tanpa memerlukan peralatan khusus. Program ini bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini gangguan penglihatan di masyarakat.
Tidak hanya itu, Puskesmas Lumbang juga fokus pada pencegahan anemia kehamilan melalui program Cegah Anemia Kehamilan (Cemilan). Program ini ditujukan untuk mencegah kekurangan darah pada ibu hamil, yang dapat menjadi faktor stunting pada anak.
Puskesmas Lumbang menjalin kerjasama dengan Yayasan Paramitra untuk berbagai pelatihan, termasuk pelatihan bahasa isyarat yang masih dalam proses.
Kepala Puskesmas Ria menyampaikan terima kasih kepada yayasan tersebut karena memberikan dukungan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada kelompok rentan.
Camat Lumbang, Saniwar, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi Puskesmas Lumbang.
“Inovasinya sudah sesuai dengan Jargon Bus Patas milik Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto. Puskesmas Lumbang juga sudah menurunkan stunting cukup signifikan setiap tahunnya dan meraih banyak prestasi gemilang hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Pendamping Puskesmas Lumbang dari Yayasan Paramitra, Siti Anggraini menyebut, infrastruktur di puskesmas tersebut sudah inklusi. Namun, masih ada beberapa bagian yang memang perlu dibenahi.
“Banyak inovasi inklusinya. Fasilitas sudah ramah untuk semua kalangan. Namun, ada bagian yang perlu dibenahi, seperti bidang miring di pintu kamar mandi. Juga meja loket sudah standar, namun perlu diberi ruang lebih di bawah mejanya untuk pengguna kursi roda. Semua bisa dilakukan secara bertahap. Puskesmas Lumbang sudah oke,” jelas Anggra. ig/nis/fat












