PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Sedikitnya 297 warga di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendapatkan bantuan gerobak blijo, atau gerobak sayur untuk jualan sayur.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Potensi Lembaga Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Probolinggo Farhan Hidayat menjelaskan, gerobak tersebut berasal dari bantuan pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat atau PUEM.
"Dinas PMD mendapatkan bantuan dari dana insentif fiskal sebanyak Rp 1 miliar. Kita salurkan gerobak blijo dan modal usaha kepada 99 Bumdes yang berbadan hukum," kata Farhan Sabtu (25/11/2023).
Ke-99 Bumdes yang berbadan hukum tersebut kemudian memilih 3 orang penerima gerobak blijo dan modal usaha.
Di Kabupaten Probolinggo terdapat 291 Bumdes. Namun hanya 99 Bumdes yang berbadan hukum, dan mereka berada di 20 Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
Gerobak blijo dan modal usaha tersebut sudah disalurkan pada November 2023 dan usahanya sedang berlangsung.
"Untuk gerobak blijo diserahkan langsung oleh pihak DPMD kepada masyarakat penerima. Adapun dana modal usaha langsung ditransfer ke rekening Bumdes masing-masing penerima PUEM," tandas Farhan.
Bantuan tersebut diharapkan mendongkrak perekonomian masyarakat. ig/**/fa












