Umum  

APH Nyatakan Netral dalam Pemilu di Hadapan Puluhan Wartawan

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Di hadapan puluhan awak media yang bertugas di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kapolres, Kajari dan Ketua Pengadilan Negeri kompak menyatakan netral menghadapi Pemilu 2024. 

Sikap tersebut ditunjukkan dalam acara Ngopi Bareng Media di halaman mapolres Probolinggo Rabu (22/11/2023). 

Ketua Pokja Media Kabupaten Probolinggo Ahmad Faisol menegaskan sikap aparat penegak hukum yang menyatakan netral dalam pemilu 2024 patut diapresiasi. 

“Itu menunjukkan kejelasan sikap, mendukung pemilu yang demokratis, jujur dan adil. Untuk memperkuat komitmen tersebut, ke depan mungkin diperlukan penekenan pakta integritas atau komitmen bersama oleh forkopimda terkait netralitas menghadapi Pemilu,” kata Faisol. 

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana menegaskan, Kepolisian Republik Indonesia sejak dulu bersikap netral dalam setiap pemilu. 

“Jadi, ada sanksi bagi Polri yang terlibat politik praktis. Jelas kami bersikap netral, tidak memihak pada calon atau partai tertentu. Polisi harus tahu politik, tapi tidak boleh berpolitik,” kata Wisnu. 

Sementara Kajari David P Duarsa menegaskan, pihaknya selaku aparat penegak hukum juga bersikap netral. 

“Kami Kejaksaan, masuk dalam penegakan hukum terpadu atau Gakumdu dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu. Netralitas bagi kami adalah harga mati,” jelas David. 

Sedangkan Ketua PN Kraksaan I Made Yuliada menegaskan, hakim selaku pejabat negara tentu tidak boleh terlibat politik praktis dan karenanya bersikap netral. 

“Kami netral,” kata Made. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *