Pertamina Pastikan Pasokan BBM Subsidi di Malang Raya Aman dan Terdistribusi Merata

Pengisian BBM Pertamax salah satu mobil di SPBU Pertamina.

MALANG, BERITAKATA.id – PT Pertamina Patra Niaga berupaya menjamin kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite, di wilayah Malang Raya. Langkah ini dilakukan agar mobilitas dan kebutuhan harian masyarakat tetap terpenuhi tanpa kendala.

Demi menjaga pemerataan pasokan antarwilayah, Pertamina rutin melakukan penyesuaian distribusi. Pengaturan volume penyaluran ini dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan tiga indikator utama yakni ketersediaan stok di titik suplai, tingkat kebutuhan di masing-masing SPBU, serta kondisi riil operasional di lapangan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa penyediaan BBM bersubsidi sesuai aturan yang berlaku merupakan prioritas perusahaan.

“Pertamina berkomitmen untuk terus menjaga penyaluran BBM bersubsidi agar kebutuhan masyarakat dan aktivitas sehari-hari dapat tetap terpenuhi. Dalam kondisi tertentu, kami melakukan penyesuaian distribusi secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi stok dan kebutuhan di masing-masing wilayah,” ujar Ahad pada Selasa (1/9/2026).

Ia menambahkan, bahwa skema pengaturan tersebut merupakan strategi untuk memastikan tidak ada wilayah yang kekurangan pasokan.

“Pengaturan ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga agar penyaluran tetap berjalan dan pasokan dapat terdistribusi secara merata,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan Pertamina di Malang Raya, konsumsi BBM bersubsidi tercatat mengalami kenaikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Permintaan Pertalite naik sekitar 6 persen, sementara konsumsi Biosolar melonjak hingga 15 persen. Kenaikan ini dipicu oleh dua faktor utama, yaitu tingginya mobilitas pariwisata selama musim liburan dan aktivitas petani pada masa panen tebu.

Merespon data tersebut, Pertamina mengoptimalkan pasokan secara proporsional dan terus mengevaluasi volume penyaluran agar seimbang dengan ketersediaan stok di lapangan.

Sebagai bentuk pengendalian distribusi, sejak dua hari terakhir Pertamina menerapkan penyesuaian penyaluran Pertalite dari Fuel Terminal (FT) Malang. Kebijakan ini diambil agar volume BBM yang dikirimkan tetap selaras dengan kapasitas stok di titik suplai.

“Kami terus melakukan monitoring secara intensif dan akan menyesuaikan pola penyaluran berdasarkan perkembangan stok serta kebutuhan masyarakat. Prinsipnya, Pertamina tetap berupaya menjaga kelancaran distribusi dengan mengedepankan pemerataan pasokan dan keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat,” kata Ahad.

Terkait dinamika penyaluran ini, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan normal harian. Warga diminta untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian secara berlebihan.

Hingga saat ini, Pertamina Patra Niaga terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait dan mengevaluasi kondisi pasokan secara berkala. Perusahaan memastikan distribusi BBM bersubsidi diupayakan tetap berjalan merata dan terukur sesuai dengan kebutuhan setiap wilayah. (NP/ FAS)

Reporter: Nugraha Perdana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *