SD Kebonagung I Manfaatkan AI untuk Dongkrak Literasi Siswa

Sri Hayati merapikan koleksi buku di perpustakaan.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Sekolah Dasar Negeri Kebonagung I Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, memanfaatkan kecerdasan buatan melalui ponsel untuk meningkatkan minat baca siswa di tengah keterbatasan koleksi buku.

Strategi itu diterapkan Plt Kepala Sekolah Sri Hayati sejak awal 2026. Setiap pagi siswa kelas I hingga VI diwajibkan berkunjung ke perpustakaan sebelum pelajaran dimulai. Setiap ruang kelas juga dilengkapi pojok baca.

“Anak-anak paling suka buku cerita bergambar, buku ilmu pengetahuan, ensiklopedis, dan sejarah. Tapi buku cerita bergambar paling digemari,” kata Sri di Kraksaan, Senin (13/7/2026).

Sri menggunakan aplikasi AI di ponsel Android untuk mencari rekomendasi buku berdasarkan kebutuhan siswa. Contoh prompt: “Carikan saya buku untuk anak yang mudah marah”. Tujuannya agar siswa memahami fungsi gawai sebagai sumber pengetahuan, bukan hanya hiburan.

Upaya itu membuahkan hasil. Tingkat literasi siswa di sekolah tersebut kini masuk kategori zona hijau. Namun Sri menghadapi kendala kejenuhan. Dari 400 judul buku di perpustakaan, sebagian besar sudah habis dibaca. Ia berharap mendapat tambahan buku dengan kualitas kertas baik agar lebih awet.

Secara kabupaten, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Kabupaten Probolinggo baru mencapai 15,5 persen, menurut data Dinas Perpustakaan dan Kearsipan per 2026.

Angka Tingkat Kegemaran Membaca justru tinggi di 63,42 persen. Kepala Disperpusip Pemkab Probolinggo Ulfiningtyas menyebut ketimpangan rasio ketersediaan buku menjadi persoalan utama.

“Kesenjangan jumlah koleksi buku yang berkualitas dibanding jumlah penduduk masih besar,” ujar Ulfiningtyas. ig/fa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *