Pamekasan, BERITAKATA.id— Regenerasi kepemimpinan mahasiswa kembali bergulir di lingkungan Universitas Islam Negeri Madura. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FAUD) secara resmi melantik kepengurusan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) masa khidmat 2026–2027 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat, Rabu (29/4/2026).
Pelantikan tersebut mencakup seluruh elemen Ormawa tingkat fakultas, mulai dari Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), hingga Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dari tiga prodi, yakni Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), serta Ilmu Hadis (ILHA).
Tidak sekadar seremoni, agenda kali ini tampil berbeda dengan dikemas melalui forum Diskusi Publik yang menghadirkan pendakwah muda Madura, Gus Hamid Amjad. Dalam paparannya, ia mengangkat tema yang cukup tajam dan relevan, “Erosi Otoritas Intelektual: Menguatnya Figur Sentral di Tengah Apatisme terhadap Suara Sarjana.”
Menurutnya, saat ini terjadi pergeseran orientasi kepercayaan di tengah masyarakat. Figur populer atau tokoh sentral lebih mudah mendapat legitimasi, sementara pandangan akademisi kerap terpinggirkan.
“Mahasiswa Ushuluddin dan Dakwah harus mampu menjadi jembatan intelektual. Di tengah arus apatisme publik terhadap kepakaran, aktivis ormawa memiliki tugas berat untuk mengembalikan marwah keilmuan ke tengah masyarakat,” tegasnya di hadapan para pengurus yang baru dilantik.
Momentum pelantikan ini sekaligus menjadi titik awal bagi para pengurus baru dalam menjalankan roda organisasi selama satu periode ke depan. Pihak dekanat FAUD menaruh harapan besar terhadap sinergi antarprodi agar mampu melahirkan program kerja yang inovatif dan berdampak luas.
Kolaborasi antara IQT, KPI, dan Ilmu Hadis diharapkan tidak hanya memperkuat internal kelembagaan mahasiswa, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan sosial-keagamaan yang berkembang di Madura.
Dengan semangat kepemimpinan yang baru, para pengurus Ormawa FAUD diharapkan tetap menjaga integritas akademik, sekaligus aktif mengambil peran dalam mengawal dinamika isu kemahasiswaan dan kehidupan masyarakat secara lebih luas. ig/an












